Selasa, 27 September 2022

Dorong Daya Saing UMKM Banyumas, Adisatrya bersama KemenkopUKM Lakukan Sosialisasi bagi Calon Wirausaha Digital

Adisatrya, saat menjadi pembicara dalam Kegiatan Sosialisasi dengan tema “Pemasyarakatan Inkubasi Wirausaha Bagi Calon Wirausaha Digital”, di Hotel Wisata Niaga Purwokerto dan Meotel Purwokerto, Selasa (13/09/2022). (Foto : Adisatrya Center)

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Adisatrya Suryo Sulisto menyampaikan, program inkubasi bagi UMKM merupakan metode yang sangat tepat dan efektif. Program itu bertujuan mengembangkan kualitas dan wawasan berusaha. Inkubasi sebagai proses dukungan pendampingan bisnis, akan berdampak positif dalam mendorong UMKM yang tangguh dan produk UMKM yang lebih berdaya saing.


Purwokerto, serayunews.com

Adisatrya mengungkapkannya, saat menjadi pembicara dalam Kegiatan Sosialisasi dengan tema “Pemasyarakatan Inkubasi Wirausaha Bagi Calon Wirausaha Digital”. Acara tersebut berlangsung di Hotel Wisata Niaga Purwokerto dan Meotel Purwokerto, Selasa (13/09/2022).

Kegiatan sosialisasi tersebut, merupakan kerja sama Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Koperasi dan UKM.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut, Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono dan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono.

Dalam sambutannya, Adisatrya mengungkapkan, setiap bisnis UMKM tentunya punya persoalan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Sehingga pembinaan dan pendampingannya, harus sesuai dengan karakteristik bisnisnya.

“Dalam program inkubasi, pelaku UMKM akan mendapatkan dukungan pendampingan bisnis dengan penyediaan berbagai sumber daya, sarana dan prasarana usaha. Selain itu,  dukungan manajemen dan teknologi.

“Pendekatan inkubasi, harapannya dapat mendorong lahirnya wirausaha baru dan mendorong pembinaan UMKM secara berkelanjutan di Banyumas,” ungkap Adisatrya yang merupakan Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Jawa Tengah VIII Banyumas-Cilacap.

Ekosistem

Lebih lanjut Adisatrya menjelaskan, dari total 64,2 juta pelaku UMKM di Indonesia, baru 19,5 juta yang telah masuk ke dalam ekosistem digital atau sekitar 30,4%.

“Pandemi covid-19 telah membawa akselerasi transformasi digital di Indonesia, khususnya bagi dunia usaha, terlebih UMKM. Untuk itu, pelaku UMKM Banyumas yang belum go digital harus segera memanfaatkan teknologi, agar menjadi pelaku usaha yang lebih sukses yang bisa memenuhi kebutuhan pasar domestik, nasional, bahkan global,” jelas Adisatrya.

Adisatrya menambahkan, program inkubasi UMKM sangat menarik perhatian dunia pendampingan usaha. Karena berbeda dengan pelatihan atau workshop lain yang durasinya relatif pendek, tanpa ada tindak lanjut berupa pendampingan.

Inkubasi UMKM, lebih memberikan banyak manfaat kepada pelaku UMKM karena memberikan proses pendampingan yang intensif dengan alur/tahapan yang sangat jelas.

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo yang hadir pada acara tersebut, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Adisatrya. Sebagai Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Banyumas, Adistrya selalu berkontribusi membantu dan memajukan pelaku UMKM Banyumas dengan berbagai kegiatan.

“Kegiatan sosialisasi seperti ini, sangat luar biasa manfaatnya dalam rangka memberikan informasi kewirausahaan kepada pelaku UMKM,” kata Sadewo.

Bentuk Kehadiran Negara

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono mengatakan, kegiatan sosialisasi ini merupakan bentuk negara hadir untuk melindungi, mencerdaskan dan mengembangkan pelaku UMKM, serta memberikan layanan kepada pelaku UMKM agar bisa naik kelas ke depan.

“Selama ini Beliau Mas Adisatrya, selalu peduli tentang kondisi UMKM Banyumas dan berkomitmen untuk menguatkan pelaku UMKM agar menjadi wirausaha yang tangguh dan naik kelas. Harapannya kegiatan seperti ini kontinu untuk menyasar UMKM lainnya di Banyumas.” ujar Joko.

Ada 180 peserta yakni pelaku UMKM yang mengikuti sosialisasi tersebut. Para peserta berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banyumas.

Berita Terpopuler

Berita Terkini