
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Semangat kepanduan menyala di Grumbul Ketileng, Desa Donorejo, Kecamatan Sempor, perbatasan Kabupaten Kebumen dan Banjarnegara, Jumat (4/9/2026). Pasukan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah Jawa Tengah disambut dalam prosesi upacara timbang terima.
Prosesi upacara timbang terima berlangsung khidmat. Pemerintah Kabupaten Kebumen yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muksinul Mubarok, S.Pd M.Si menyerahkan simbol gerakan Pramuka tersebut kepada Wakil Bupati Banjarnegara H. Wakhid Jumali, Lc., selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Banjarnegara.
Dalam sambutannya Muksinul Mubarok mewakili Pemkab Kebumen menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas kelancaran estafet tunas kelapa lintas wilayah sebagai sarana mempererat persaudaraan antargenerasi muda di Jawa Tengah.
“Kami titipkan amanat dan api semangat Pramuka ini kepada Kwarcab Banjarnegara. Estafet Tunas Kelapa ini bukan kirab seremonial semata, melainkan simbol estafet nilai kepemimpinan, gotong royong, dan kedisiplinan generasi muda. Semoga panji tunas kelapa ini terus berkibar dan menginspirasi tunas-tunas bangsa di Banjarnegara,” pesan Kak Muksinul Mubarok.
Menyambut penyerahan tersebut, Wakhid Jumali menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama jajaran Kwarcab Kebumen. Wabup Wakhid memastikan komitmen Banjarnegara dalam mengemban amanat kepanduan Jawa Tengah.
“Alhamdulillah, siang ini kami menerima Estafet Tunas Kelapa dalam keadaan tertib dan penuh semangat. Tunas kelapa mencerminkan tekad anggota Pramuka yang mandiri, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat di mana pun berada. Kami siap meneruskan estafet ini melintasi wilayah Banjarnegara hingga nanti diserahkan ke etape berikutnya,” kata Wakhid Jumali.
Sejumlah pengurus kwarcab Banjarnegara turut mendampingi, antara lain : Waka Humas Abdimas Sagiyo, Pusdiklat Sugeng Wiyono, Kapusdatin Adhe Benny, Tri Maulina Soffah dan para pengurus Saka Milenial.
Iring-iringan pasukan ETK Kwarcab Banjarnegara diperkuat oleh 61 pramuka penggalang dan penegak pilihan. Pasukan tersebut terdiri dari 2 pembawa spanduk, 14 pembawa bendera Merah Putih, 14 pembawa bendera Pramuka, 9 pembawa cikal/tunas kelapa yang digendong menggunakan keranjang anyaman bambu, 1 pembawa naskah amanat gubernur, 1 pembawa pesan dan kesan, 1 pembawa bendera morse, 10 pembawa bendera semaphore, 8 pembawa tongkat penggalang serta 61 pasukan penggembira.
Peserta ETK berasal dari Kwartir Ranting Mandiraja, Susukan dan Purwareja Klampok. Usai prosesi di Ketileng, kirab berlanjut melintasi rute estafet melalui wilayah Desa Glempang Kecamatan Mandiraja menuju Balai Desa Berta, Kecamatan Susukan, yang diterima oleh Camat Susukan untuk prosesi timbang terima tingkat pangkalan.
Salah seorang anggota Pramuka perwakilan penerima simbolis tunas kelapa di Kecamatan Susukan, Vabregas Alfa Vino, mengaku bangga dapat dipercaya mengemban tugas bersejarah tersebut.
“Pastinya sangat bangga dan terharu bisa menjadi bagian dari pasukan pembawa tunas kelapa ini. Lelah selama baris-berbaris dan perjalanan panjang langsung terbayar lunas saat menerima tunas kelapa di hadapan para pimpinan daerah dan pembina,” katanya.
Rangkaian kirab ETK kemudian diteruskan berjalan kaki menuju pangkalan SMA Negeri 1 Purwareja Klampok untuk prosesi timbang terima berikutnya yang disambut oleh Camat Purwareja Klampok beserta jajaran Forkopimcam.