
CILACAP, SERAYUNEWS– Etawalin menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif di Banyumas Raya dengan menjadi salah satu sponsor Kapolresta Cilacap Cup Dragbike 2026. Kejuaraan yang digelar di Jalan S. Parman, Cilacap, Minggu (28/6/2026), itu diikuti sekitar 700 pembalap dari berbagai daerah di Indonesia.
Ajang tersebut bukan hanya menjadi wadah bagi pencinta otomotif untuk berkompetisi secara resmi, tetapi juga menjadi momentum menggerakkan sektor ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM, perhotelan, hingga kuliner.
Direktur HCM & Support Services PT Ethos Kreatif Indonesia, Achmad Subarkah, mengatakan dukungan terhadap Kapolresta Cilacap Cup Dragbike merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus berkontribusi bagi daerah tempat Etawalin tumbuh dan berkembang.
Berawal dari Banyumas Raya, Etawalin terus membuktikan bahwa produk lokal mampu berkembang menjadi merek nasional tanpa meninggalkan akar daerahnya. Menurutnya, keberhasilan sebuah produk tidak hanya diukur dari pencapaian pasar, tetapi juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
“Etawalin lahir dan berkembang dari Banyumas Raya. Karena itu kami ingin terus hadir mendukung kegiatan-kegiatan positif yang memberikan dampak bagi masyarakat, baik di bidang olahraga, pariwisata, kreativitas maupun pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.
Komitmen tersebut juga mengantarkan Etawalin meraih Top Brand Award 2026 untuk kategori susu kambing, sebagai bentuk meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk yang dikembangkan PT Ethos Kreatif Indonesia.
Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono mengapresiasi dukungan berbagai sponsor yang ikut menyukseskan penyelenggaraan dragbike tahun ini, termasuk Etawalin melalui PT Ethos Kreatif Indonesia.

“Alhamdulillah ada dukungan dari berbagai macam sponsor, termasuk dari bidang otomotif seperti bengkel dan rekan-rekan lainnya yang men-support kegiatan ini. Semuanya mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” kata Budi.
Ia menjelaskan, Kapolresta Cilacap Cup Dragbike 2026 diikuti sekitar 600 hingga 700 rider yang datang dari berbagai daerah seperti Bali, Surabaya, Yogyakarta, Pangandaran hingga wilayah lain di Jawa Barat.
“Peserta bukan hanya dari Cilacap atau Jawa Tengah saja. Ada yang datang dari Bali, Surabaya, Jawa Barat, Pangandaran hingga Jogja. Antusiasmenya sangat tinggi,” ungkapnya.
Menurut Budi, penyelenggaraan dragbike dilatarbelakangi banyaknya keluhan masyarakat terkait aksi balap liar yang masih kerap dilakukan kalangan remaja.

Berbagai langkah, mulai dari edukasi, sosialisasi hingga penindakan telah dilakukan kepolisian. Namun, Polresta Cilacap menilai perlu adanya ruang resmi agar para pecinta otomotif dapat menyalurkan hobinya secara aman dan terarah.
“Event ini kami buat untuk mewadahi rekan-rekan yang gemar otomotif, khususnya dragbike. Harapannya bibit-bibit pembalap yang memiliki potensi bisa muncul dan nantinya berkembang ke ajang yang lebih besar,” jelas Budi.
Ia menambahkan, selama perlombaan berlangsung pihaknya telah menyiapkan rekayasa lalu lintas, jalur alternatif, kantong parkir, personel pengamanan, ambulans, tenaga medis hingga mobil pemadam kebakaran agar kegiatan berlangsung aman dan lancar.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, sponsor, dan masyarakat, Kapolresta Cilacap Cup Dragbike 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang balap, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjadi solusi dalam menekan praktik balap liar di jalan raya.