
SERAYUNEWS – Farid Ma’ruf kembali dipercaya memimpin Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap untuk lima tahun ke depan. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Cilacap itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Cilacap Tahun 2026 yang digelar di Aula Markas PMI Cilacap, Selasa (27/1/2026).
Pemilihan berlangsung singkat dan tanpa dinamika panjang. Farid menjadi satu-satunya calon Ketua PMI Kabupaten Cilacap periode 2026–2031, sehingga peserta Muskab sepakat mengambil keputusan melalui musyawarah mufakat.
Sekretaris PMI Kabupaten Cilacap, Sumaryo, mengatakan proses pemilihan berjalan lancar karena hanya ada satu kandidat yang diajukan dalam Muskab kali ini.
“Karena hanya ada satu calon Ketua PMI Cilacap, maka disepakati pemilihan dilakukan melalui musyawarah mufakat,” kata Sumaryo.
Hasilnya, forum secara aklamasi kembali menunjuk Farid Ma’ruf sebagai Ketua PMI Kabupaten Cilacap untuk periode lima tahun mendatang.
Usai ditetapkan, Farid menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan dan memperkuat program-program PMI yang selama ini telah berjalan, terutama di bidang kesehatan dan sosial kemanusiaan.
“Terkait Bulan Dana PMI, akan kami kelola dengan baik dan dikembalikan lagi ke masyarakat agar benar-benar bermanfaat, sesuai dengan tagline PMI Cilacap, Terdepan dan Tercepat,” ujar Farid.
Farid memastikan sejumlah program unggulan pada periode 2021–2026 tetap dilanjutkan dan ditingkatkan. Program tersebut antara lain operasi katarak gratis, pembagian kacamata gratis, hingga kegiatan khitanan massal yang selama ini dinilai memberi dampak langsung bagi masyarakat.
Selain itu, ia juga menyoroti penguatan layanan Unit Donor Darah (UDD). Salah satu fokusnya adalah optimalisasi alat donor darah apheresis yang dinilai lebih efisien karena dapat memaksimalkan manfaat donor dengan jumlah pendonor yang lebih sedikit.
“Pelayanan UDD akan terus kami tingkatkan, termasuk pemanfaatan alat donor apheresis agar kebutuhan darah bisa terpenuhi lebih efektif,” jelasnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah, Hartanto, yang hadir dalam Muskab tersebut, meminta agar kepengurusan PMI Kabupaten Cilacap periode 2026–2031 segera dibentuk. Ia mendorong pengurus baru untuk segera menyusun dan merealisasikan program kerja secara bertahap setiap tahunnya.
“Segera dibentuk kepengurusan bersama para formatur. Program yang sudah direncanakan harus diwujudkan tahun per tahun, serta sinergi antara UDD, markas, dan klinik perlu terus diperkuat,” kata Hartanto.
Hartanto menilai capaian kinerja PMI Kabupaten Cilacap selama ini sudah sangat baik, khususnya di bidang kesehatan. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk pengembangan program kemanusiaan dalam lima tahun ke depan.
“Kalau bicara kinerja PMI Cilacap, tidak perlu diragukan lagi. Program kesehatan di sini sudah berjalan sukses dan sangat potensial untuk terus dikembangkan,” pungkasnya.