
BANYUMAS, SERAYUNEWS – Festival Banjoemas Kota Lama 2026 akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (17–19 Juli 2026) di kawasan Kota Lama Banyumas.
Tahun ini, festival menghadirkan konsep berbeda karena untuk pertama kalinya dipadukan dengan Ruwat Sukerta, tradisi budaya Jawa yang sarat makna.
Kolaborasi dua agenda budaya tersebut diharapkan mampu menghadirkan atraksi yang lebih beragam sekaligus menarik lebih banyak pengunjung.
Ketua Panitia Pelaksana, Bagoes Satria, mengatakan penyelenggaraan Festival Banjoemas Kota Lama tahun ini menjadi lebih istimewa karena menggabungkan dua agenda budaya dalam satu rangkaian kegiatan.
“Tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dua event akan digabungkan menjadi satu rangkaian kegiatan,” kata Bagoes Satria di Omah Budaya Bambang Oemoyo, Purwokerto, Rabu (15/7/2026) malam.
Menurutnya, penggabungan kedua acara tersebut diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih semarak.
“Harapannya, tentu bisa lebih semarak, lebih banyak penontonnya,” ujarnya.
Bagoes menjelaskan, Festival Banjoemas Kota Lama memasuki penyelenggaraan tahun ketiga, sedangkan Ruwat Sukerta telah memasuki tahun kelima.
Ruwat Sukerta sendiri merupakan ritual adat Jawa yang bertujuan membersihkan diri dari kesialan atau menolak bala, sehingga memiliki nilai budaya dan spiritual yang kuat di tengah masyarakat.

Festival resmi dibuka pada malam hari di kawasan Tamansari, Kompleks Kantor Kecamatan Banyumas.
Jadwal acara:
Rangkaian kegiatan hari kedua menghadirkan lomba hingga pertunjukan seni tradisional.
Jadwal acara:
12.30 WIB: Lomba Fashion Tradisi dan Batik
16.00 WIB–Magrib: Panggung Rakyat
19.30 WIB: Pentas Kethoprak
Seluruh kegiatan dipusatkan di kawasan Tamansari Kota Lama Banyumas.
Hari terakhir menjadi puncak acara dengan berbagai prosesi budaya khas Banyumas.
Jadwal acara:
Kirab Tirta Suci dari Museum Wayang
12.30 WIB: Prosesi Ruwat Sukerta di Bale Adipati Mrapat
Arak-arakan peserta ruwatan yang dimeriahkan barongan dan barongsai menuju kawasan Mruyung
Panggung Rakyat di Tamansari
17.00 WIB: Prosesi Larungan di Kedunguter
19.30 WIB: Pentas Sendratari sebagai penutup festival
Angkat Tradisi dan Seni Budaya Banyumas
Festival Banjoemas Kota Lama 2026 tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang pelestarian budaya Banyumas melalui pertunjukan seni, ritual adat, hingga keterlibatan pelaku budaya lokal.
Kolaborasi Festival Banjoemas dan Ruwat Sukerta diharapkan mampu memperkuat identitas budaya Banyumas sekaligus menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dekat tradisi yang masih lestari di kawasan Kota Lama Banyumas.