
SERAYUNEWS – Fire Fighters Kilang Cilacap memberikan edukasi tanggap bahaya dan penanganan kebakaran ringan kepada anak-anak TK Srigunting YPMC, Cilacap. Kegiatan ini dikemas secara ramah anak untuk menanamkan nilai keselamatan sejak usia dini.
Di balik tawa polos dan seragam mungil para siswa, tersimpan pelajaran penting tentang keberanian, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
Kegiatan edukasi ini dilaksanakan oleh tim Fire Fighters dari Fungsi HSSE (Health, Safety, Security, Environment) Kilang Cilacap di lingkungan TK Srigunting YPMC, Jumat (30/1/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari komitmen Kilang Cilacap dalam mengutamakan aspek keselamatan dengan menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak.
Kegiatan edukasi keselamatan ini diikuti oleh lebih dari 70 anak. Acara diawali dengan pemaparan pengenalan alat-alat pemadam kebakaran dan materi keselamatan kebakaran oleh Tim Emergency & Insurance Kilang Cilacap.
Selain itu, anak-anak juga diajak menyaksikan pemutaran video Emergency Drill untuk memberikan gambaran sederhana tentang kesiapsiagaan ketika menghadapi kondisi darurat.
Supervisor Fire Brigade Kilang Cilacap, Budi Siswanto, menegaskan pentingnya mengenalkan edukasi keselamatan sejak usia dini.
“Kami ingin anak-anak tidak takut, tetapi paham dan tahu langkah dasar keselamatan dengan cara yang menyenangkan dan menggugah rasa ingin tahu,” ujarnya.
Budi menjelaskan, praktik pemadaman api ringan di lapangan menjadi salah satu metode efektif untuk meningkatkan antusiasme dan pemahaman anak-anak.
“Dengan pendampingan ketat dan metode yang aman dari tim Fire Fighters Kilang Cilacap, anak-anak bisa mencoba simulasi sederhana sebagai pengalaman berharga mereka di usia dini,” tambahnya.
Kepala TK Srigunting, Ani Suprapti, mengapresiasi kehadiran Kilang Cilacap yang memberikan edukasi keselamatan secara langsung di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan berkesan bagi anak-anak, sekaligus menambah wawasan guru dalam mengenalkan keselamatan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, anak-anak juga dikenalkan dengan profesi petugas pemadam kebakaran, serta kepada siapa mereka harus melapor apabila menemui potensi bahaya di lingkungan sekolah.
Selain memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi siswa, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dalam menanamkan budaya keselamatan (safety culture) secara berkelanjutan di lingkungan masyarakat.