
SERAYUNEWS-Setelah menyiapkan program untuk menuju target 10 besar dengan merebut peringkat 7 di Porprov Jateng XVII 2026, KONI Banjarnegara mulai bersiap untuk memantapkan atlet yang akan turun di ajang multi event olah raga empat tahunan di Jawa Tengah.
Pemantapan atlet akan dilakukan dengan menyiapkan dan membentuk tim verifikasi serta tim monitoring yang akan memantau langsung perkembangan atlet Banjarnegara. Hal ini menjadi poin penting sebelum KONI Banjarnegara menetapkan target medali yang akan diraih atlet Banjarnegara.
Ketua KONI Banjarnegara Nurohman Ahong mengatakan, pembentukan tim verifikasi dan monitoring ke semua cabang olahraga dan atlet lolos Porprov ini menjadi bagian penting untuk mengukur dan menganalisa target medali yang akan diraih Banjarnegara di Porprov XVII Jateng di Semarang Raya.
“Waktu pelaksanaan semakin dekat, sehingga kita harus menyiapkan atlet, apalagi saat ini jumlah atlet lolos sudah ditetapkan oleh KONI Jateng dari masing-masing cabang olahraga,” katanya.
Menurutnya, langkah awal yang dilakukan KONI Banjarnegara adalah dengan membagi seluruh pengurus KONI untuk turun langsung dan melakukan monitoring serta pendampingan pada semua cabang olahraga.
Pendampingan ini sangat penting untuk melihat perkembangan atlet serta melakukan analisis target bagi KONI Banjarnegara. “Kita akan membagi tim, setiap pengurus KONI wajib melakukan pendampingan pada atlet di setiap cabang olah raga, minimal satu pengurus mendampingi dua sampai tiga cabang olah raga,” ujarnya.
Seperti diketahui, pada ajang Porprov XVII Jateng 2026, KONI Banjarnegara sudah meloloskan sekitar 286 atlet dari 38 cabang olahraga (cabor) dari 42 cabang olahraga yang ada di bawah naungan KONI Banjarnegara. Jumlah tersebut dipastikan setelah seluruh babak kualifikasi rampung.
Dari jumlah itu, hanya lima cabor yang gagal lolos, yaitu sepak bola, voli pasir, futsal, petanque, dan catur, sedangkan 38 cabor lainnya sukses meraih tiket Porprov.
“Sesuai hasil babak kualifikasi, Banjarnegara ada 286 atlet dan 81 pelatih dari 38 cabor yang lolos. Saat ini KONI Banjarnegara kembali melakukan pemetaan atlet potensi peraih medali emas, sebab kami memiliki target minimal bertahan di 10 besar atau naik ke peringkat 7 besar Jateng,” katanya.