
SERAYUNEWS – Badan Pusat Statistik (BPS) di sejumlah wilayah kembali membuka rekrutmen Calon Mitra Statistik Tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu langkah BPS untuk menyiapkan tenaga pendataan dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 serta berbagai kegiatan survei nasional lainnya.
Informasi pembukaan rekrutmen tersebut mulai diumumkan oleh kantor BPS daerah, termasuk salah satunya BPS Kabupaten Bengkayang.
Pendaftaran dibuka bagi masyarakat umum yang memenuhi persyaratan administrasi dan siap mengikuti proses seleksi hingga pelatihan.
Lowongan Mitra Statistik BPS 2026 cukup menarik perhatian masyarakat karena dapat diikuti minimal lulusan SMA atau sederajat.
Meski demikian, mahasiswa maupun lulusan sarjana tetap menjadi prioritas dalam proses seleksi karena dinilai memiliki kemampuan administrasi dan pengolahan data yang lebih baik.
Selain syarat pendidikan, pelamar juga diwajibkan mampu mengendarai kendaraan bermotor serta bersedia ditempatkan sesuai kebutuhan wilayah pendataan.
Para peserta yang lolos administrasi nantinya akan mengikuti tes kompetensi secara online dan sesi wawancara sebelum dinyatakan diterima sebagai mitra pendataan.
Rekrutmen ini hanya berlaku untuk calon mitra tambahan yang belum terdaftar dalam Keputusan Kepala Mitra Statistik Tahun 2026. Dengan demikian, peserta yang sudah lolos seleksi sebelumnya tidak perlu melakukan pendaftaran ulang.
Rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 dilakukan untuk membantu pelaksanaan berbagai kegiatan pendataan nasional, terutama Sensus Ekonomi 2026 yang menjadi agenda besar pemerintah dalam memetakan kondisi ekonomi masyarakat Indonesia.
Petugas mitra nantinya akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendataan door to door kepada masyarakat maupun pelaku usaha.
Mereka bertugas mencatat berbagai aktivitas ekonomi, kondisi sosial masyarakat, hingga data usaha yang ada di wilayah penugasan.
Selain Sensus Ekonomi, mitra statistik juga akan dilibatkan dalam sejumlah survei rutin dan pengolahan data statistik lainnya.
Data yang dikumpulkan nantinya menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah, termasuk program bantuan sosial, pengentasan kemiskinan, hingga perencanaan pembangunan daerah.
Dalam pelaksanaannya, petugas lapangan biasanya memiliki target pendataan tertentu setiap hari. Beberapa wilayah bahkan menargetkan petugas mendata belasan keluarga atau unit usaha dalam sehari agar proses sensus berjalan sesuai jadwal nasional.
Kegiatan pendataan direncanakan berlangsung selama kurang lebih 2,5 bulan efektif pada periode Juni hingga Agustus 2026. Karena itu, peserta yang mendaftar diimbau memiliki waktu yang cukup fleksibel selama masa penugasan berlangsung.
BPS juga menegaskan bahwa status peserta yang lolos hanyalah sebagai mitra kerja sementara, bukan pegawai tetap, ASN, maupun PPPK. Seluruh proses seleksi dilakukan tanpa biaya alias gratis.
Besaran gaji atau honor Mitra Statistik BPS 2026 menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari masyarakat setelah pembukaan rekrutmen diumumkan di berbagai daerah.
Hingga saat ini, BPS memang belum mengeluarkan rincian resmi mengenai nominal honor yang akan diterima setiap petugas.
Namun berdasarkan sejumlah program sensus dan survei sebelumnya, pendapatan mitra BPS diperkirakan berada pada kisaran Rp3 juta hingga Rp10 juta per bulan tergantung jenis pekerjaan dan wilayah penempatan.
Untuk kegiatan survei rutin bulanan dengan cakupan lebih kecil, honor petugas biasanya berkisar antara Rp2 juta sampai Rp3 juta per bulan.
Sementara pada program berskala nasional seperti Sensus Ekonomi 2026, honor petugas lapangan diperkirakan dapat mencapai Rp3 juta hingga Rp5 juta.
Bahkan, pada beberapa jenis penugasan tertentu, nominal honor bisa lebih besar apabila target pendataan yang diberikan cukup tinggi atau wilayah kerja tergolong padat.
Sistem pembayaran umumnya dilakukan berdasarkan volume pekerjaan, jumlah kuesioner yang berhasil diselesaikan, maupun tahapan kontrak kerja.
Jika melihat pelaksanaan Sensus Pertanian 2023, honor petugas lapangan di sejumlah daerah tercatat mampu mencapai sekitar Rp4 juta per bulan.
Sementara pada Survei Ekonomi Pertanian 2024, honor petugas pendataan dilaporkan berada di atas Rp4 juta dan petugas pengolahan data memperoleh lebih dari Rp3 juta.
Besaran honor tersebut dapat berbeda di setiap daerah karena dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari tingkat kesulitan wilayah, target pendataan, biaya hidup daerah setempat, hingga kebijakan kantor BPS masing-masing wilayah.
Masyarakat yang tertarik mengikuti rekrutmen Mitra Statistik BPS 2026 disarankan rutin memantau informasi resmi melalui website dan media sosial BPS daerah masing-masing.
Selain itu, informasi terkait jadwal pendaftaran, seleksi administrasi, hingga pengumuman hasil tes juga dapat diakses melalui platform resmi SOBAT BPS.
Karena kuota mitra di setiap wilayah terbatas, pendaftaran bisa ditutup sewaktu-waktu apabila jumlah pelamar sudah memenuhi kebutuhan petugas yang ditentukan.
Bagi calon pelamar, memahami tugas lapangan dan kesiapan waktu menjadi hal penting sebelum mendaftar.
Sebab pekerjaan sebagai mitra statistik membutuhkan ketelitian, kemampuan komunikasi dengan masyarakat, serta kesiapan bekerja secara mobile selama masa sensus berlangsung.***