
SERAYUNEWS – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak menurunkan ritme kerja setelah libur Lebaran 1447 Hijriah. Ia menegaskan bahwa pelayanan publik justru harus semakin cepat, solid, dan responsif.
Pesan tersebut disampaikan saat memimpin apel kerja bersama jajaran ASN di halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, Rabu (25/3/2026).
Gubernur menekankan bahwa Idulfitri tidak hanya menjadi momen saling memaafkan, tetapi juga waktu yang tepat untuk memperkuat soliditas antarinstansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Menurutnya, pelayanan publik tidak bisa berjalan secara parsial dan membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah kabupaten dan kota.
“Pada saat kita melaksanakan tugas dan kewajiban, apa pun bagian yang kita laksanakan, tentu harus ada kolaborasi satu dengan yang lain,” kata Ahmad Luthfi.
Ia menilai semangat kebersamaan menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan pelayanan di Jawa Tengah yang memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk besar.
Karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk saling mendukung dan tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi juga menyoroti keberhasilan penanganan arus mudik dan balik Lebaran 2026. Ia menyebut Jawa Tengah kembali menjadi salah satu pusat perlintasan pemudik terbesar di Indonesia.
Mudik merupakan suatu tradisi, khususnya Jawa Tengah menjadi sentral terbesar di seluruh Indonesia, Ia juga mengapresiasi kerja sama lintas sektor yang dinilai berhasil menjaga kelancaran arus lalu lintas, kesiapan infrastruktur jalan, hingga layanan transportasi dan pengamanan selama periode Lebaran.
Bahkan, ia mengeklaim minimnya keluhan masyarakat terkait kondisi jalan selama arus mudik dan balik tahun ini.
“Tidak ada satu pun public complain terkait dengan jalan kita,” katanya.
Selain infrastruktur, Gubernur memastikan ketersediaan bahan pokok penting selama Lebaran tetap aman. Distribusi logistik, termasuk bahan bakar, berjalan lancar berkat koordinasi antarinstansi yang solid.
Atas capaian tersebut, ia memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah bekerja maksimal selama periode Lebaran.
Meski demikian, Ahmad Luthfi mengingatkan agar semangat pengabdian tidak berhenti setelah libur usai. ASN diminta tetap peka terhadap kebutuhan masyarakat dan menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Ia menegaskan, pelayanan bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.