
SERAYUNEWS–Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Purbalingga Heru Sri Wibowo memberikan penjelasan bahwa orang tua calon siswa tak perlu antre dan panik untuk melakukan pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP. Pasalnya sudah ada jadwal yang diberlakukan dan waktunya masih panjang.
Pernyataan tersebut disampaikan menindaklanjuti adanya kepanikan berbuntut terjadinya antrean di hari pertama SPMB SPM pada Senin (22/6/2026). Bahkan ratusan orang tua calon siswa harus antre sejak dini hari untuk melakukan verifikasi berkas pendaftaran. ““Masyarakat sebenarnya memiliki kesempatan yang sama untuk melakukan verifikasi tanpa harus memaksakan diri datang sejak dini hari pada hari pertama pendaftaran,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Berdasarkan pantauan serayunews.com, pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Purbalingga berlangsung lancar. Sejumlah orang tua mengaku proses pendaftaran berlangsung cepat, mudah dipahami, dan lebih terbuka karena hasil seleksi dapat dipantau secara langsung melalui sistem yang telah disediakan.
Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh Suwarso, salah satu orang tua yang mendaftarkan anaknya di SD Negeri 1 Purbalingga Lor. Menurutnya, proses pendaftaran berlangsung sederhana dan tidak menyulitkan masyarakat.
“Kalau menurut saya mudah, enggak ribet. Prosesnya juga cepat, mulai masuk, verifikasi sampai selesai paling sekitar lima menit,” ujarnya. Ia menilai sistem yang diterapkan saat ini lebih terbuka sehingga masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan. “Jadi memang enggak ada lagi titip-titipan. Transparan, insyaallah seperti itu,” tambahnya.
Ketua Panitia SPMB SDN 1 Purbalingga Lor, Ramadani Diah Rahayu, mengatakan sejak hari pertama antusiasme masyarakat cukup tinggi. Pada tahun ajaran 2026/2027, SDN 1 Purbalingga Lor menyediakan kuota sebanyak 56 murid yang terbagi dalam tiga jalur, yakni jalur domisili sebanyak 45 murid, jalur afirmasi 9 murid, dan jalur mutasi 2 murid.
“Orang tua mengambil formulir, kemudian masuk ke ruang verifikasi dan langsung diverifikasi oleh panitia. Kami juga menyediakan saluran WhatsApp yang dapat diakses melalui barcode di lingkungan sekolah sehingga orang tua bisa memantau perkembangan pendaftaran anaknya,” jelasnya.
Kemudahan layanan juga diterapkan pada jenjang SMP negeri yang proses pendaftarannya dilakukan secara daring melalui portal resmi SPMB Kabupaten Purbalingga di purbalingga.spmb.id.
Ketua Panitia SPMB SMP Negeri 1 Purbalingga, Didik Kamseno, mengatakan sekolah menyiapkan layanan pendampingan bagi calon murid dan orang tua selama proses pendaftaran, mulai dari pengajuan serta aktivasi akun, verifikasi data, hingga pemilihan sekolah agar berjalan lebih tertib dan mudah.
Layanan tersebut mendapat respons positif dari Ayu Emilda, warga Purbalingga Kidul yang mendaftarkan anaknya melalui jalur domisili di SMP Negeri 1 Purbalingga. “Prosesnya bagus, lancar, tertib juga. Tadi verifikasi data dulu, setelah itu langsung masuk pendaftaran online. Alhamdulillah tidak ada kendala,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Hari pertama Sistem Penerimaan Murid Baru Sekolah Menengah Pertama (SPMB SMP) di Kabupaten Purbalingga, Senin (22/6/2026) diwarnai kehebohan. Pasalnya ratusan orang tua calon siswa rela antre sejak dini hari.