
WONOSOBO, SERAYUNEWS β Rencana mendaki Gunung Prau berujung duka. Pasangan calon pengantin, Fahmi Akbar (27) dan Audi Nurfauziyah (24), dikabarkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju kawasan Gunung Prau pada Rabu (19/8/2026).
Informasi mengenai kejadian tersebut beredar melalui sejumlah unggahan media sosial. Keduanya disebut tengah mempersiapkan pernikahan dan berencana melakukan perjalanan bersama rombongan sebelum ditemukan meninggal dunia.
Namun, hingga berita ini disusun, penyebab kematian dan kronologi lengkap kejadian belum mendapat keterangan resmi dari pihak berwenang.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui media sosial, Fahmi dan Audi berangkat dari Bandung bersama rombongan sekitar 10 orang.
Rombongan tersebut disebut memiliki tujuan menuju Gunung Prau. Keduanya diketahui merupakan pasangan yang tengah mempersiapkan akad nikah dalam waktu dekat.
Kabar duka mengenai keduanya kemudian beredar melalui sejumlah unggahan belasungkawa di media sosial.
Dalam narasi yang beredar, rombongan tersebut sempat berhenti di sebuah masjid dalam perjalanan untuk melaksanakan salat.
Setelah salat, sebagian anggota rombongan disebut kembali menunggu di kendaraan. Namun, Fahmi dan Audi dikabarkan tidak kunjung kembali.
Kondisi tersebut kemudian membuat dua orang teman mereka melakukan pencarian.
Keduanya kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sejumlah unggahan di media sosial juga menyebut Fahmi dan Audi ditemukan dalam posisi menyerupai sujud. Namun, informasi mengenai posisi korban saat ditemukan tersebut belum terkonfirmasi secara resmi.
Begitu pula dengan lokasi pasti penemuan dan penyebab kematian keduanya yang hingga kini belum dijelaskan oleh pihak berwenang.
Karena itu, informasi mengenai kronologi kejadian yang beredar di media sosial masih perlu diverifikasi lebih lanjut.
Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keterangan resmi mengenai penyebab Fahmi Akbar dan Audi Nurfauziyah meninggal dunia.
Serayunews masih melakukan penelusuran terhadap informasi dari pihak terkait untuk mendapatkan kronologi yang lebih lengkap dan terverifikasi.
Informasi mengenai kondisi korban, lokasi kejadian, serta penyebab kematian akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari pihak berwenang. (Akhmad Sofwan Jauhari)