
SERAYUNEWS– Abdul Raub, penghulu di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Karangreja Kabupaten Purbalingga tetap menjalankan tugasnya di tengah bencana banjir bandang. Dia rela menembus lumpur tebal, jalan menanjak dan akses jalan yang terputus untuk mencapai lokasi akad nikah di Dusun Gunung Malang, Desa Serang Kecamatan Karangreja, Sabtu (24/1/2026).
Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur wilayah Purbalingga bagian utara sejak Jumat (23/1/2026) memicu banjir bandang pada Sabtu dini hari di sejumlah titik Kecamatan Karangreja, termasuk Dusun Gunung Malang, Desa Serang, serta Dusun Bambangan, Desa Kutabawa. Material banjir menutup akses jalan kabupaten dan memutus jembatan penghubung menuju wilayah terdampak, sehingga sejumlah dusun terisolasi.
Pranata Humas Kantor Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga Sri Lestari, ketika dikonfirmasi, Senin (26/1/2026) membenarkan aksi heroik dan dramatis Abdul Raub. “Ini bagian tanggung jawab tugas dan profesi di situasi apapun. Banjir diterjang untuk menjalankan tugas,” ujarnya.

Dalam kondisi jalan yang tidak memungkinkan dilalui kendaraan, Abdul Raub bahkan harus digendong relawan agar pencatatan nikah masyarakat tetap dapat dilaksanakan dengan aman.
Di tengah kondisi tersebut, pelayanan pencatatan nikah tetap diupayakan. Lokasi akad nikah berada di kawasan terdampak langsung banjir bandang, sementara jalur utama menuju dusun tidak dapat dilalui kendaraan. Perjalanan menuju lokasi harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menyusuri jalan berlumpur yang licin dan menanjak.
Awalnya, Abdul Raub berniat menempuh perjalanan dengan berjalan sendiri. Namun mempertimbangkan faktor keselamatan, relawan yang berada di lokasi kemudian memutuskan untuk menggendongnya melintasi medan yang berbahaya. Ia mengenakan mantel hujan dan helm sebagai pelindung, sementara relawan melangkah perlahan dengan penuh kehati-hatian. “Hati-hati, Pak Penghulu,” begitu terdengar beberapa kali seruan warga yang menyaksikan perjalanan Abdul Raub pagi itu.
Peristiwa tersebut juga terekam dalam sebuah video singkat dan diunggah melalui akun TikTok @KuaKecamatanKarangrejapbg. Unggahan itu kemudian menarik perhatian publik dan menuai beragam respons positif dari masyarakat, yang mengapresiasi upaya pelayanan di tengah keterbatasan akibat bencana.
Bagi Abdul Raub, kehadirannya merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat. “Pelayanan kepada masyarakat adalah amanah yang harus kami jalankan. Pencatatan nikah merupakan hak warga, dan selama masih memungkinkan serta keselamatan tetap diutamakan, kami berupaya hadir untuk melayani,” ujarnya.