
SERAYUNEWS – Hujan deras yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Banyumas sejak Jumat (23/1/2026) malam hingga Sabtu (24/1/2026) dini hari. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mencatat sedikitnya 15 kejadian bencana alam, seluruhnya merupakan kejadian cuaca ekstrem.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Dwi Irawan, menyampaikan bahwa dari total kejadian tersebut tidak terdapat laporan banjir maupun tanah longsor. Namun, cuaca ekstrem berupa angin kencang hingga angin puting beliung menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa rumah warga serta infrastruktur.
“Total kejadian bencana alam ada 15 kejadian, semuanya cuaca ekstrem. Tidak ada kejadian banjir maupun tanah longsor,” ujar Dwi Irawan.
Peristiwa cuaca ekstrem tersebut tersebar di sembilan kecamatan. Di Kecamatan Rawalo, angin kencang terjadi di Desa Sidamulih RT 3 RW 7 yang mengakibatkan pohon tumbang menimpa kabel induk PLN dan rumah warga. Penanganan sementara dilakukan secara gotong royong oleh warga. Sementara itu, di Desa Banjarparakan RT 1 RW 9 masih dalam proses pendataan dan koordinasi.
Di Kecamatan Kebasen, tepatnya di Desa Cindaga RT 1 RW 6, pohon tumbang sempat menutup jalan kabupaten. Petugas telah melakukan penanganan darurat sehingga akses jalan kembali normal.
Cuaca ekstrem juga terjadi di Kecamatan Cilongok, Desa Gununglurah RT 7 RW 6. Sebuah pohon tumbang menimpa rumah milik Ilham, dan saat ini telah dilakukan pendataan oleh petugas.
Sementara itu, di Kecamatan Lumbir, angin kencang menyebabkan pohon tumbang di Desa Canduk Grumbul Sabrang Kidul RT 3 RW 3 yang menimpa rumah Adis Hariyanto, serta di Desa Cirahab Grumbul Beji RT 4 RW 2 yang menimpa rumah Narsudi Jana. Kedua kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan koordinasi.
Di Kecamatan Purwojati, angin puting beliung dilaporkan terjadi di Desa Kaliurip RT 1 RW 1 dan menimpa rumah milik Sumpeno. Selain itu, di Desa Kalitapen RT 2 RW 4, angin kencang menyebabkan pohon tumbang menimpa rumah Jakum. Kedua kejadian masih dalam tahap pendataan.
Kejadian serupa juga terjadi di Kecamatan Ajibarang, yakni di Desa Tipar Kidul Grumbul Cibodas RT 2 RW 13 dan Desa Darnakradenan Grumbul Sidoharjo RT 4 RW 9. Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga, masing-masing milik Suyut dan Ruswoyo.
Di Kecamatan Pekuncen, tercatat lima kejadian cuaca ekstrem. Pohon tumbang menimpa rumah warga di Desa Semedo Grumbul Karangpucung RT 4 RW 4, Desa Petahunan Grumbul Semingkir RT 5 RW 3, Desa Karangklesem Grumbul Lamban RT 2 RW 2, Desa Candinegara RT 1 RW 4, serta Desa Pasiraman Kidul Grumbul Tumempek RT 4 RW 2. Seluruh kejadian tersebut masih dalam proses pendataan dan koordinasi.
Dwi Irawan menambahkan, BPBD Kabupaten Banyumas telah melakukan kaji cepat di lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan.
BPBD juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan, mengingat intensitas hujan dan angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Banyumas dalam beberapa waktu ke depan.