
SERAYUNEWS- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas mengeluarkan himbauan resmi pengurangan aktivitas di sepanjang sungai menyusul terjadinya hujan dengan intensitas tinggi di wilayah hulu sungai Gunung Slamet.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi memicu banjir bandang, peningkatan debit air secara mendadak, serta arus sungai yang berbahaya.
BPBD Banyumas mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama bagi warga yang tinggal di sekitar aliran sungai dan bantaran sungai di wilayah Kabupaten Banyumas.
Melalui keterangan resminya, BPBD Banyumas meminta seluruh masyarakat untuk sementara waktu mengurangi bahkan menghentikan aktivitas di sungai dan bantaran sungai.
Aktivitas yang dimaksud meliputi mandi, mencuci, memancing, bermain air, hingga kegiatan lain yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan kenaikan debit air secara tiba-tiba, arus deras, serta material bawaan dari hulu sungai yang dapat muncul saat hujan lebat mengguyur kawasan pegunungan.
“Perubahan kondisi sungai bisa terjadi sangat cepat ketika hujan deras turun di wilayah hulu. Oleh karena itu, masyarakat kami minta tidak memaksakan diri beraktivitas di sungai,” demikian imbauan BPBD Banyumas.
Wilayah Gunung Slamet dikenal sebagai daerah tangkapan air utama bagi sejumlah sungai yang mengalir ke Kabupaten Banyumas.
Saat curah hujan tinggi terjadi dalam waktu lama, aliran air dari kawasan hulu dapat meningkat drastis dan menyebabkan banjir bandang di wilayah hilir.
Selain arus deras, BPBD Banyumas juga mengingatkan potensi ancaman lain seperti erosi bantaran sungai, longsoran kecil, serta hanyutan kayu dan batu yang dapat membahayakan warga yang berada di sekitar aliran sungai.
BPBD Banyumas mengimbau masyarakat untuk aktif memantau perkembangan kondisi cuaca, baik melalui informasi dari BMKG maupun kanal resmi pemerintah daerah.
Warga juga diharapkan tidak mudah percaya pada informasi tidak resmi yang dapat menimbulkan kepanikan.
Apabila hujan lebat turun dengan intensitas tinggi, masyarakat diminta segera menjauhi area sungai dan bantaran sungai, serta mencari tempat yang lebih aman hingga kondisi dinyatakan normal.
BPBD Banyumas menegaskan bahwa imbauan ini bertujuan untuk melindungi keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Pencegahan sejak dini dinilai sebagai langkah paling efektif untuk meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi yang kerap terjadi pada musim hujan.
Pihak BPBD juga menyatakan terus melakukan pemantauan kondisi wilayah rawan bencana serta siap melakukan langkah cepat apabila terjadi situasi darurat di lapangan.