BerandaAdvertorialIni Persiapan Dishub Banyumas Hadapi Arus Mudik

Ini Persiapan Dishub Banyumas Hadapi Arus Mudik

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, Agus Sriyono ATD.SIP.MM. (Dok Dishub)

Memasuki minggu ke dua bulan Ramadan, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Banyumas sudah melakukan berbagai persiapan. Persiapan tersebut untuk menghadapi arus mudik. Mulai dari pengecekan jalur serta menyiapkan berbagai antisipasinya, penambahan rambu-rambu lalu lintas. Kemudian, mengedukasi para juru penyeberang jalan dadakan atau yang populer dengan sebutan pak ogah.


Purwokerto, serayunews.com

Kepala Dishub Kabupaten Banyumas, Agus Sriyono ATD.SIP.MM mengatakan, semua hal yang berpotensi menyebab kemacetan menjadi perhatiannya. Termasuk keberadaan ‘pak ogah’ yang banyak bermunculan di pertigaan jalan. Dishub merasa perlu mengedukasi mereka, supaya saat melakukan aktivitas tidak menimbulkan kemacetan panjang.

“Misalnya, kita edukasi agar saat menyeberangkan kendaraan menunggu beberapa kendaraan yang hendak mereka seberangkan terkumpul beberapa dulu. Karena, saat menghentikan arus kendaraan di jalur utama, otomatis akan berpotensi macet. Intinya keberadaan para ‘pak ogah’ ini jangan sampai menambah panjang kemacetan di jalur utama,” jelasnya, Rabu (29/3/2023).

Keberadaan ‘pak ogah’ ini banyak di pertigaan jalan, baik di pusat Kota Purwokerto hingga ke wilayah pinggiran. Mereka menyeberangkan kendaraan dan mendapatkan uang tips dari pengendara. Di Kota Purwokerto keberadaan ‘pak ogah’ ada di pertigaan Jalan Jenderal Soedirman depan Toko Roti Go, kemudian di pertigaan Kober dan lainnya. Di wilayah Sokaraja, sepanjang jalan utama Sokaraja-Purbalingga juga banyak ‘pak ogah’. Aktivitas mereka membantu menyeberangkan kendaraan, seringkali membuat arus lalu lintas di jalur utama terhenti dan karena padatnya kendaraan, sehingga menimbulkan kemacetan.

Baca juga: Polresta Banyumas Tangkap Lima Penjual dan Sita 30 Kilogram Bahan Peledak Petasan

Sementara itu, terkait jalur mudik, Kadishub mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum serta pihak terkait lainnya. Koordinasi terkait perbaikan kondisi jalan, minimal jalan tidak berbahaya bagi pemudik. Pihaknya, juga menambahkan rambu jalan, penunjuk arah dan lainnya, hingga pengecekan lampu penerangan jalan.

Untuk titik-titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan, juga sudah masuk dalam agenda antisipasi bersama dengan pihak Polresta Banyumas. Mengingat kemungkinan lonjakan arus kendaraan cukup tinggi, berbagai persiapan berlangsung sedini mungkin.

“Intinya kita berharap pemudik yang melintas di Banyumas bisa aman dan tidak mengalami kendala. Ada banyak rambu sebagai penunjuk jalan, lampu penerangan jalan memadai serta titik-titik kemacetan bisa kita minimalisir,” terangnya.

Terkait