
PURBALINGGA, SERAYUNEWS – Kebiasaan nongkrong sambil ngopi di Purbalingga semakin meluas; kedai kopi baru bermunculan tidak hanya di pusat kota tetapi juga di kecamatan hingga wilayah terpencil, menarik minat anak muda, orang tua, dan anak-anak serta berfungsi sebagai ruang berkegiatan seperti WFC dan penyelenggaraan acara.
Pertumbuhan kedai kopi yang pesat dipicu tingginya minat masyarakat terhadap budaya ngopi dan kebutuhan ruang multifungsi, termasuk bekerja dari kafe (WFC) dan lokasi event.
Keberadaan kedai kopi kini menjadi ruang sosial lintas generasi: anak muda mencari hiburan, sementara orang tua dan anak-anak turut menikmati menu kopi dan pastry di samping aktivitas pengantaran.
Penyebaran ke wilayah kecamatan menunjukkan tren desentralisasi ekonomi kreatif lokal, yang berpotensi mendorong aktivitas usaha mikro dan memberi dampak pada perekonomian daerah.
Berikut beberapa rekomendasi tempat nongkrong di Purbalingga yang buka hingga malam hari.
Berbeda dengan kedai kopi pada umumnya yang terpusat di tengah kota, Librew justru melebarkan sayapnya hingga ke tingkat kecamatan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari misi mereka untuk mendekatkan budaya kopi berkualitas kepada masyarakat luas.
“Kami bergerak di bidang specialty coffee dan roastery dengan berbagai pilihan beans, mulai dari arabica, robusta sampai liberika. Lewat kedai ini kami ingin memperkenalkan specialty coffee lebih dekat di daerah khususnya di kecamatan”, ujar Tyan (barista Librew Coffee).
Dengan perpaduan kualitas biji kopi pilihan dan aksesibilitas yang luas, Librew Coffee optimis dapat terus menjadi pilihan utama bagi warga yang ingin menikmati secangkir kopi berkualitas di Purbalingga.
Lokasi
Librew Coffee outlet Kalimanah berlokasi di Jl. Raya Mayjen Sungkono No.9, Dusun 2, Kalimanah Wetan, Kec. Kalimanah, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah (53371).
Menu
Librew Coffee kini memperluas daya tarik layanannya dengan menawarkan perpaduan antara kopi spesial dan kudapan pendamping. Selain fokus pada racikan kopi, kedai ini melengkapi menu mereka dengan berbagai pilihan pastry, seperti croissant dan cheesecake yang disiapkan khusus untuk menemani waktu bersantai pelanggan.
Dari sisi harga, Librew Coffee menawarkan fleksibilitas bagi berbagai kalangan. Menu kopi susu spesial dibanderol mulai dari Rp20.000, sementara untuk kategori hot coffee dan ice black, pelanggan dapat menikmatinya dengan harga mulai dari Rp15.000.
Tidak hanya menyasar pencinta kopi, kedai ini juga menyediakan berbagai pilihan menu non-coffee dengan harga mulai dari Rp18.000. Kehadiran variasi menu ini diharapkan dapat menjadi daya tarik utama bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman bersantai dengan harga yang kompetitif.
Jam Operasional
Bagi para pencinta kopi yang membutuhkan asupan kafein hingga larut malam, Librew Coffee kini hadir sebagai solusi dengan jam operasional yang lebih fleksibel. Kedai ini resmi melayani pelanggan setiap hari, mulai pukul 07.00 pagi hingga 00.00 malam. Kebijakan ini diambil untuk mengakomodasi kebutuhan pengunjung yang mencari tempat bersantai atau ruang produktif di luar jam kerja reguler.
Cabang
Selain di Kalimanah, Librew Coffee juga memiliki outlet lain di Karangsentul (Jl. MT. Haryono, Desa Karangsentul, Kec. Padamara, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah)
Nama Margo Kopi kini telah menjadi destinasi favorit bagi para penikmat kopi di Purbalingga. Tidak hanya berfokus di pusat kota, Margo Kopi terus memperluas jangkauannya dengan membuka sejumlah cabang di berbagai titik strategis. Keberhasilan kedai ini dalam mempertahankan basis konsumen setianya tak lepas dari komitmen tinggi terhadap konsistensi kualitas rasa dan variasi menu yang ditawarkan. Strategi ini terbukti efektif menjaga loyalitas pelanggan di tengah ketatnya persaingan industri kopi di daerah tersebut.
Lokasi
Margo Kopi berlokasi di Jl. Mayjen Sungkono No. 52, Dusun 2, Kalimanah Wetan, Kec. Kalimanah, Kab. Purbalingga , Jawa Tengah (53371).
Menu
Margo Kopi berkomitmen memberikan pengalaman menikmati kopi berkualitas dengan harga yang ramah di kantong. Kedai ini menawarkan berbagai pilihan hot coffee dengan harga mulai dari Rp10.000, serta menu espresso-based yang dibanderol mulai dari Rp13.000.
Tidak hanya bagi pencinta kopi, tersedia pula beragam menu non-coffee seperti matcha, mango yakult, dan milo yang dipatok dengan harga seragam, yakni Rp15.000. Sebagai pelengkap, Margo Kopi juga menyajikan menu roti spesial seharga Rp8.000, yang diracik khusus untuk menjadi pendamping sempurna bagi setiap sajian kopi khas mereka.
Jam Operasional
Dengan mengusung konsep operasional selama 24 jam penuh, Margo Kopi hadir sebagai solusi bagi masyarakat Purbalingga yang membutuhkan tempat bersantai kapan saja. Fleksibilitas waktu layanan ini menjadikan Margo Kopi sebagai salah satu titik kumpul favorit bagi berbagai kalangan, baik untuk sekadar menikmati asupan kafein maupun menghabiskan waktu bersama rekan hingga larut malam.
Cabang
Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas bagi para pelanggan, Margo Kopi kini telah memperluas jaringan operasionalnya dengan membuka sejumlah cabang di berbagai titik strategis. Ekspansi ini mencakup wilayah pusat kota hingga area kecamatan, guna memastikan layanan kopi berkualitas dapat dinikmati oleh masyarakat secara lebih luas dan merata di seluruh Purbalingga.
Meski telah berpindah lokasi dari pusat kota ke area pedesaan, Kopi Samirah tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu destinasi nongkrong favorit warga Purbalingga. Relokasi ini membawa perubahan positif dengan hadirnya area yang lebih luas dan nyaman bagi para pengunjung. Tidak hanya unggul dari sisi tempat, Kopi Samirah kini juga menawarkan variasi menu yang lebih lengkap, mulai dari ragam olahan kopi, aneka pastry, hingga pilihan makanan berat yang siap memanjakan lidah pelanggan.
Lokasi
Kopi Samirah berlokasi di Jl. Durian, Dusun 1, Kec. Kalimanah Kulon, Kab. Purbalingga, Jawa Tengah (53371).
Menu
Kopi Samirah kini memanjakan para pengunjung dengan pilihan menu yang lebih variatif, mencakup kategori coffee, non-coffee, sugar rush, salt and bite, hingga main course. Bagi pencinta kopi, kedai ini menawarkan black coffee dengan kisaran harga Rp15.000 hingga Rp25.000. Sementara itu, bagi penggemar milk coffee, tersedia menu basic mulai dari Rp21.000 serta varian flavoured milk coffee dengan harga Rp20.000 hingga Rp24.000.
Bagi pengunjung yang tidak mengonsumsi kopi, Kopi Samirah menyediakan berbagai pilihan minuman non-kopi yang menyegarkan, seperti strawberry cream latte hingga peach tea. Tak ketinggalan, deretan cheesecake favorit—seperti coffee, blueberry, dan burnt cheesecake—dapat dinikmati mulai dari harga Rp22.000.
Tidak hanya minuman dan kudapan manis, Kopi Samirah juga melengkapi layanannya dengan menu salt and bite seperti mix platter dan french fries. Untuk pengunjung yang mencari makanan berat, tersedia pula pilihan rice bowl, olahan mi, serta nasi goreng dengan harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp13.000 saja.
Jam Operasional
Untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para pelanggan, Kopi Samirah kini menetapkan jam operasional setiap hari, mulai pukul 07.00 pagi hingga 00.00 malam. Kebijakan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang mencari tempat bersantai maupun ruang produktif sepanjang hari, baik di pagi hari maupun hingga larut malam.
Cabang
Saat ini, Kopi Samirah memusatkan seluruh layanan operasionalnya di satu lokasi strategis, yakni di Desa Kalimanah Kulon. Langkah ini diambil untuk memastikan kualitas pelayanan dan suasana kedai tetap terjaga, sehingga para pelanggan dapat menikmati pengalaman bersantai yang konsisten di lokasi tersebut.
Terletak di kawasan strategis Taman Kota Usman Janatin, Purbalingga, Kedai Pojok hadir dengan konsep unik yang memadukan nuansa kultural dan edukasi. Daya tarik utama kedai ini terletak pada atmosfernya yang sarat akan nilai sejarah, di mana pengunjung dapat menikmati suasana sembari melihat koleksi buku serta dokumentasi masa lalu Purbalingga yang tertata rapi di dinding kedai.
Tidak sekadar menjadi tempat bersantai, Kedai Pojok kini bertransformasi menjadi ruang kreatif yang aktif. Berbagai kegiatan, mulai dari pertunjukan live music, diskusi literasi, hingga workshop edukatif, sering diselenggarakan di tempat ini. Kehadiran ruang publik yang interaktif tersebut menjadikan Kedai Pojok kian diminati dan selalu ramai dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat.
Lokasi
Bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke pusat kota, Kedai Pojok Purbalingga kini dapat dengan mudah ditemui karena lokasinya yang sangat strategis. Kedai ini menempati area di kawasan kompleks ruko Taman Usman Janatin, Purbalingga, menjadikannya titik singgah yang ideal bagi siapa saja yang sedang menikmati suasana di area taman kota tersebut.
Menu
Kedai Pojok Purbalingga memanjakan pengunjung dengan pilihan menu yang lengkap, mulai dari aneka kopi, minuman non-kopi, hingga hidangan utama. Bagi pencinta kopi, kedai ini menyajikan varian menu yang luas, mulai dari teknik seduh manual hingga espresso-based dengan harga yang ramah di kantong. Tidak hanya itu, bagi para pekerja yang membutuhkan suasana Work From Cafe (WFC), tersedia pula pilihan minuman hangat seperti hot chocolate yang menenangkan.
Selain minuman, Kedai Pojok juga menyediakan solusi bagi pengunjung yang mencari hidangan mengenyangkan. Tersedia berbagai pilihan camilan ringan hingga makanan berat seperti nasi goreng dan mi goreng. Sebagai menu unggulan, kedai ini juga menyajikan hidangan spesial khas Nusantara, yakni ayam betutu dan ayam bakar taliwang, yang siap memanjakan lidah para pelanggan.
Jam Operasional
Untuk kenyamanan para pelanggan, Kedai Pojok Purbalingga kini menetapkan jam operasional mulai pukul 11.00 siang hingga 00.00 malam. Dengan jadwal tersebut, kedai ini menjadi destinasi yang ideal bagi pengunjung yang ingin menghabiskan waktu siang hingga suasana malam hari di kawasan Taman Usman Janatin.
Cabang
Untuk saat ini, Kedai Pojok Purbalingga hanya berlokasi di area Taman Kota Usman Janatin Purbalingga.
Saat ini, mencari tempat bersantai di Purbalingga yang beroperasi hingga larut malam, bahkan 24 jam, bukanlah hal yang sulit. Fenomena menjamurnya coffee shop di wilayah ini telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam menghabiskan waktu luang. Kini, kedai kopi tidak lagi sekadar menjadi tempat untuk menikmati kopi bersama rekan terdekat, tetapi telah bertransformasi menjadi ruang multifungsi yang mendukung berbagai aktivitas produktif.
Mulai dari diskusi komunitas, kegiatan literasi, hingga tren Work From Cafe (WFC), fasilitas yang ditawarkan oleh berbagai kedai kopi di Purbalingga kini semakin lengkap. Didukung dengan beragam acara menarik yang rutin diselenggarakan, tidak heran jika tempat-tempat nongkrong ini menjadi pilihan utama masyarakat untuk beraktivitas sekaligus meningkatkan produktivitas di luar ruang kerja atau rumah. (Akhadia Tri Agustina)