
SERAYUNEWS – PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi membuka penjualan tiket Kereta Ekonomi Kerakyatan mulai 25 Februari 2026 pukul 00.00 WIB.
Kereta Ekonomi Kerakyatan dihadirkan sebagai tambahan layanan selama masa Angkutan Lebaran 2026. Layanan ini menjadi alternatif perjalanan yang lebih terjangkau, dengan peningkatan fasilitas dibandingkan kereta ekonomi generasi sebelumnya.
Tiket sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, serta berbagai kanal penjualan resmi lainnya.
Sistem pemesanan daring memudahkan calon penumpang memilih jadwal keberangkatan, memantau ketersediaan kursi secara real time, dan melakukan pembayaran tanpa harus datang langsung ke stasiun.
Pembukaan penjualan lebih awal memberi waktu yang cukup bagi masyarakat untuk menyusun rencana perjalanan bersama keluarga.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi KAI dalam mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik dan arus balik, yang setiap tahun cenderung meningkat signifikan.
Kereta Ekonomi Kerakyatan merupakan hasil modifikasi dari kereta ekonomi generasi sebelumnya, dengan peningkatan pada aspek kenyamanan interior.
Ruang kabin didesain lebih lapang agar perjalanan jarak menengah hingga jauh terasa lebih nyaman.
Setiap rangkaian menyediakan 93 tempat duduk dengan konfigurasi 3:2. Konfigurasi ini memberikan ruang gerak yang lebih lega dibandingkan model lama.
Kursi dilengkapi fitur reversible, sehingga dapat disesuaikan dengan arah laju kereta dan meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.
Fasilitas pendingin udara (AC) tetap tersedia untuk menjaga suhu kabin tetap sejuk. Selain itu, tersedia rak bagasi di atas kursi untuk menyimpan barang bawaan agar tetap rapi dan aman sepanjang perjalanan.
Kereta ini dioperasikan sebagai KA Tambahan dengan nomor perjalanan 7039 dan 7040 untuk rute Lempuyangan–Pasar Senen.
Adapun jadwal keberangkatannya sebagai berikut:
Waktu tempuh perjalanan berkisar hampir delapan jam, dengan jadwal pagi dan sore yang memberi fleksibilitas bagi penumpang.
Periode operasional layanan ini berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, bertepatan dengan masa puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Penentuan periode ini disesuaikan dengan proyeksi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Dari sisi harga, Kereta Ekonomi Kerakyatan diposisikan di antara kereta ekonomi bersubsidi (Public Service Obligation/PSO) dan kelas Ekonomi Reguler non-PSO.
Skema ini membuatnya menjadi pilihan menarik bagi masyarakat yang menginginkan tarif terjangkau dengan fasilitas yang lebih baik.
Untuk rute Pasar Senen–Lempuyangan, harga mulai Rp175.000 per orang untuk satu kali perjalanan. Rentang harga ini tergolong kompetitif, terutama pada musim mudik ketika tarif transportasi darat lainnya cenderung mengalami kenaikan.
Dengan tambahan rangkaian ini, KAI berupaya menambah kapasitas tempat duduk sekaligus mendistribusikan penumpang agar tidak terpusat pada rute dan jadwal tertentu.
Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan di kereta reguler serta menciptakan perjalanan yang lebih tertib dan nyaman.
Calon penumpang diimbau melakukan pemesanan lebih awal, khususnya untuk tanggal-tanggal favorit mendekati Lebaran.
Perencanaan dini membantu memastikan ketersediaan tiket sekaligus memudahkan pengaturan anggaran perjalanan keluarga.