SERAYUNEWS – Dalam upaya mendukung kelancaran perjalanan masyarakat saat mudik Lebaran 2026, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menghadirkan layanan pemantauan lalu lintas berbasis digital yang dapat diakses secara gratis oleh publik.
Platform ini tersedia melalui situs resmi mudik.pu.go.id dan memungkinkan pemudik melihat kondisi jalan secara real-time sebelum maupun saat perjalanan berlangsung.
Salah satu fitur unggulan dari platform tersebut adalah akses ke ribuan kamera CCTV yang tersebar di berbagai ruas jalan tol maupun jalan nasional non-tol di seluruh Indonesia.
Kehadiran fitur ini diharapkan membantu masyarakat mengambil keputusan perjalanan yang lebih tepat, seperti memilih rute alternatif atau menentukan waktu keberangkatan yang ideal.
Untuk memudahkan pengguna, Kementerian PU menyediakan tiga tautan berbeda sesuai jenis jalan yang ingin dipantau.
Ketiga link tersebut mencakup CCTV jalan tol, jalan nasional non-tol, serta CCTV yang dikelola oleh Kementerian Perhubungan.
Pengguna yang ingin memantau kondisi jalan tol dapat langsung mengakses laman https://mudik.pu.go.id/cctv-tol.
Setelah halaman terbuka, pengguna hanya perlu menggulir layar ke bawah untuk melihat daftar ruas jalan tol lengkap dengan jumlah kamera CCTV yang aktif.
Selanjutnya, cukup klik tombol “Melihat CCTV” pada ruas yang diinginkan untuk menampilkan kondisi lalu lintas secara langsung.
Bagi yang ingin mencari lokasi tertentu dengan lebih cepat, tersedia fitur pencarian yang memungkinkan pengguna mengetik nama ruas jalan tol.
Sistem kemudian akan menampilkan hasil sesuai kata kunci yang dimasukkan, sehingga proses pencarian menjadi lebih efisien.
Pemantauan Jalan Non-Tol dan CCTV Kemenhub
Selain jalan tol, pemudik juga dapat memantau kondisi jalan nasional non-tol melalui laman https://mudik.pu.go.id/cctv-ai.
Proses penggunaannya tidak jauh berbeda, yakni dengan memilih lokasi CCTV yang diinginkan dari daftar yang tersedia atau menggunakan fitur pencarian.
Sementara itu, untuk melihat titik-titik CCTV yang berada di bawah pengelolaan Kementerian Perhubungan, pengguna dapat mengakses https://mudik.pu.go.id/cctv-kemenhub.
Platform ini menampilkan sejumlah lokasi strategis yang dipantau untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali selama periode mudik.
Berdasarkan data yang dihimpun, total terdapat sekitar 1.351 titik CCTV yang terintegrasi dalam sistem ini.
Sebanyak 1.270 titik berada di jalan tol, 41 titik di jalan nasional non-tol, dan 40 titik lainnya berasal dari Kementerian Perhubungan.
Jumlah ini mencakup berbagai jalur utama yang kerap menjadi titik kemacetan saat musim mudik.
Fitur Tambahan untuk Mendukung Perjalanan Mudik
Tidak hanya menyediakan akses CCTV, platform mudik.pu.go.id juga dilengkapi berbagai informasi penting lainnya yang sangat berguna bagi pemudik.
Di antaranya adalah peta jalan nasional, kondisi terkini jalan dan jembatan, serta lokasi posko mudik yang tersebar di berbagai wilayah.
Selain itu, tersedia pula informasi mengenai titik rawan kemacetan, kecelakaan, banjir, hingga longsor.
Data ini menjadi referensi penting bagi pengguna agar dapat mengantisipasi potensi hambatan selama perjalanan.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, Kementerian PU juga menyiagakan disaster relief unit (DRU) di sejumlah titik rawan bencana.
Unit ini terdiri dari alat berat, material pendukung, serta tim teknis yang siap diterjunkan kapan saja jika terjadi gangguan di jalur mudik, seperti kerusakan jalan atau bencana alam.
Layanan Bantuan dan Prediksi Puncak Arus Mudik
Untuk memberikan dukungan tambahan, Kementerian PU turut menghadirkan posko mudik dan tim tanggap darurat di berbagai lokasi strategis.
Pemudik yang membutuhkan bantuan atau informasi lebih lanjut dapat menghubungi call center resmi di nomor 0822 8885 8884.
Sementara itu, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, puncak arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan terjadi dalam dua gelombang.
Gelombang pertama diprediksi berlangsung pada 14–15 Maret, sedangkan gelombang kedua terjadi pada 18–19 Maret.
Prediksi ini berkaitan dengan kebijakan kerja fleksibel atau work from anywhere (WFA) yang memungkinkan masyarakat mengatur waktu perjalanan secara lebih leluasa.
Demikian informasi tentang link CCTV jalan tol arus mudik 2026.***