
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Sejumlah wilayah di Purwokerto dan sekitarnya masuk dalam jadwal pemeliharaan jaringan listrik PLN pada 31 Agustus hingga 2 September 2026.
Pemeliharaan dilakukan untuk sejumlah pekerjaan pada jaringan listrik, mulai dari pemotongan pohon yang berdekatan dengan jaringan tegangan menengah (JTM), relokasi tiang hingga peningkatan kapasitas transformator.
Bagi Anda yang tinggal di wilayah terdampak, penting untuk mengetahui jadwal pemadaman agar dapat menyiapkan aktivitas dan kebutuhan listrik sebelum pekerjaan dimulai.
Berikut jadwal pemeliharaan jaringan listrik PLN ULP Purwokerto Kota:
Senin, 31 Agustus 2026
Selasa, 1 September 2026
Pada Selasa, terdapat tiga lokasi yang masuk dalam jadwal pemeliharaan jaringan.
Rabu, 2 September 2026
Pemadaman sementara dilakukan agar petugas dapat bekerja dengan aman ketika melakukan pemeliharaan jaringan listrik.
Sejumlah pekerjaan, khususnya yang berkaitan dengan JTM, tiang, kabel dan transformator, membutuhkan jaringan dalam kondisi tidak bertegangan.
Pemotongan pohon juga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan jaringan.
Vegetasi yang terlalu dekat dengan jaringan listrik dapat mengganggu penyaluran listrik dan berpotensi menimbulkan gangguan apabila menyentuh penghantar.
Sementara itu, pekerjaan seperti relokasi tiang dan uprating trafo dilakukan untuk mendukung keandalan jaringan serta menyesuaikan kebutuhan sistem kelistrikan di wilayah tersebut.
Bagi Anda yang berada di wilayah terdampak, sebaiknya menyiapkan kebutuhan sebelum pukul 10.00 WIB.
Perangkat elektronik yang tidak digunakan juga dapat dilepas dari sumber listrik selama pemadaman berlangsung.
Jika Anda memiliki aktivitas yang bergantung pada listrik, seperti bekerja dari rumah, mengisi daya perangkat, atau menggunakan peralatan elektronik, sebaiknya dilakukan lebih awal.
PLN juga mengingatkan bahwa jadwal tersebut dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.
Artinya, waktu listrik menyala kembali bisa menyesuaikan dengan proses pekerjaan dan situasi yang dihadapi petugas.
Masyarakat di wilayah yang masuk daftar diharapkan dapat mengantisipasi pemadaman dan mengikuti informasi terbaru dari PLN.***