Rabu, 5 Oktober 2022

Jalur Alternatif Dieng via Madukara Tertutup Longsor, Sementara Tak Bisa Dilewati

Lokasi longsor yang berada di jalan Plipiran. Foto dok RAPI 33 Banjarnegara

Kerusakan jaringan pipa air bersih di Desa Limbangan, Kecamatan Madukara, mengakibatkan tebing setinggi 20 meter longsor dan menutupi ruas jalan. Akibatnya, ruas penghubung Plipiran-Limbangan-Madukara, tertutup dan tak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.


Banjarnegara, Serayunews.com

Longsornya tebing di jalur alternatif Dieng melalui jalur Plipiran Pagentan Banjarnegara ini terjadi pada, Minggu (16/1/2022) sekitar pukul 7.30 WIB. Saat itu, pipa air bersih milik warga terlepas dari sambungannya dan aliran airnya menggerus hingga menyebabkan tebing longsor dan menutup jalan.

“Untuk sementara jalur Plipiran – Limbangan, Madukara ditutup, sebab material longsoran menutup seluruh jalan dan tidak dapat dilalui kendaraan baik roda dua maupun empat,” kata koordinator relawan RAPI Banjarnegara, Tejo Sumarno.

Sejumlah warga bersama relawan dari TNI, Polri, BPBD, RAPI, dibantu masyarakat bekerja bakti membersihkan material longsoran.

“Relawan gabungan masih membersihkan material longsoran, semoga sore ini sudah bisa dilalui kembali,” katanya.

Seperti diketahui, jalur Plipiran Limbangan ini merupakan akses utama warga sebagai jalan alternatif menuju Dieng. Bahkan sejak selesainya pembangunan jembatan di lokasi tersebut, sejumlah wisatawan sudah memanfaatkan jalur itu. Perekonomian warga juga mulai tumbuh sejak di bukanya jembatan yang menghubungkan kecamatan Pagentan dan Madukara tersebut.

Berita Terpopuler

Berita Terkini