
SERAYUNEWS – Halal bihalal menjadi salah satu tradisi yang tidak terpisahkan dari perayaan Idulfitri di Indonesia.
Kegiatan ini biasanya digelar setelah Lebaran sebagai momen untuk mempererat silaturahmi sekaligus saling memaafkan.
Dalam sebuah acara halal bihalal, sambutan dari ketua panitia memiliki peran penting sebagai pembuka sekaligus pengantar jalannya kegiatan.
Sambutan ini tidak hanya berisi ucapan terima kasih, tetapi juga menyampaikan tujuan acara, harapan, serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.
Oleh karena itu, susunan kata yang digunakan sebaiknya jelas, sopan, dan mudah dipahami oleh seluruh hadirin.
Sebelum melihat contoh, penting untuk memahami struktur dasar sambutan agar penyampaian lebih terarah.
Biasanya, sambutan terdiri dari pembukaan, isi, dan penutup. Pada bagian pembukaan, ketua panitia menyampaikan salam, puji syukur, serta penghormatan kepada tamu undangan.
Selanjutnya pada bagian isi, disampaikan laporan singkat mengenai pelaksanaan acara, ucapan terima kasih kepada panitia dan pihak pendukung, serta tujuan diadakannya halal bihalal.
Sementara pada penutup, biasanya berisi permohonan maaf dan harapan agar acara berjalan lancar.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang kami hormati Bapak/Ibu tamu undangan, tokoh masyarakat, serta seluruh hadirin yang berbahagia.
Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita semua dapat berkumpul dalam acara halal bihalal tahun 1447 Hijriah atau Lebaran 2026 dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.
Hadirin yang kami hormati,
Atas nama panitia, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam terselenggaranya acara ini.
Baik itu para donatur, panitia, maupun semua pihak yang telah memberikan dukungan, tenaga, dan pikiran sehingga acara halal bihalal ini dapat terlaksana dengan baik.
Kegiatan halal bihalal ini diselenggarakan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi di antara kita semua, sekaligus menjadi momen untuk saling memaafkan setelah menjalani bulan suci Ramadan.
Kami berharap melalui acara ini, hubungan kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan kita dapat semakin erat.
Kami juga menyadari bahwa dalam proses persiapan hingga pelaksanaan acara ini mungkin masih terdapat kekurangan.
Oleh karena itu, kami selaku panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila terdapat hal-hal yang kurang berkenan di hati Bapak/Ibu sekalian.
Akhir kata, kami berharap acara halal bihalal ini dapat memberikan manfaat dan membawa keberkahan bagi kita semua.
Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini dapat terus kita jaga di masa yang akan datang.
Sekian yang dapat kami sampaikan. Terima kasih atas perhatian dan kehadiran Bapak/Ibu sekalian.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Agar sambutan tidak terasa monoton, ketua panitia bisa menambahkan sedikit sentuhan personal, seperti pengalaman singkat selama persiapan acara atau harapan untuk kebersamaan ke depan.
Selain itu, penggunaan bahasa yang santai namun tetap sopan juga dapat membuat suasana menjadi lebih hangat.
Durasi sambutan sebaiknya tidak terlalu panjang, cukup 3–5 menit agar tidak membosankan.
Penyampaian yang jelas, intonasi yang baik, serta kontak mata dengan audiens juga akan membuat sambutan lebih hidup dan berkesan.
Melalui contoh di atas, diharapkan siapa pun yang ditunjuk sebagai ketua panitia dapat lebih percaya diri dalam menyampaikan sambutan pada acara halal bihalal Lebaran 2026.***