
SERAYUNEWS – Pengguna jalan yang biasa melintasi Jembatan Serayu penghubung Purwokerto–Banyumas perlu bersiap mencari rute lain. Mulai 15 Juni hingga 30 Juli 2026, Jembatan Serayu akan ditutup total untuk mendukung pekerjaan perbaikan struktur lantai jembatan.
Selama masa penutupan, seluruh kendaraan tidak dapat melintas di jembatan tersebut. Satlantas Polresta Banyumas telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif untuk kendaraan besar maupun kendaraan kecil guna menjaga kelancaran arus lalu lintas.
Informasi penutupan ini diumumkan melalui akun resmi media sosial Satlantas Polresta Banyumas. Masyarakat diimbau menyesuaikan rencana perjalanan karena waktu tempuh diperkirakan lebih lama dibanding hari biasa.
Penutupan Jembatan Serayu dilakukan sebagai bagian dari proyek perbaikan struktur lantai jembatan yang bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Satlantas Polresta Banyumas menegaskan bahwa kebijakan ini diambil demi keselamatan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi yang berlangsung di lokasi.
Selama proses perbaikan, arus lalu lintas akan dialihkan ke sejumlah ruas jalan alternatif yang telah ditetapkan.
Untuk kendaraan angkutan barang, kendaraan sumbu dua ke atas, serta bus, terdapat dua jalur alternatif yang disarankan.
1. Jalur Buntu – Rawalo – Patikraja – Purwokerto
Kendaraan dapat melintas melalui:
Simpang 4 Buntu
Rawalo
Patikraja
Purwokerto
Jalur ini menggunakan akses Jalan Raya Buntu dan Jalan Jenderal Sudirman.
2. Jalur Klampok – Purbalingga – Sokaraja – Purwokerto
Alternatif lainnya melalui:
Simpang Klampok
Purbalingga
Sokaraja
Purwokerto
Rute ini direkomendasikan untuk kendaraan besar dan bus antarkota selama penutupan berlangsung.

Bagi pengguna kendaraan roda dua maupun mobil pribadi, Satlantas Polresta Banyumas menyiapkan jalur alternatif yang lebih dekat.
Rute yang dapat digunakan yakni:
Banyumas – Mandirancan – Patikraja – Purwokerto
Jalur ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menjaga mobilitas warga yang sehari-hari melintasi kawasan Jembatan Serayu.
Untuk mendukung rekayasa lalu lintas, petugas memasang portal pembatas kendaraan dengan tinggi maksimal 2,1 meter di dua lokasi.
Lokasi portal berada di:
Pemasangan portal bertujuan mencegah kendaraan berdimensi besar memasuki jalur yang tidak sesuai dan mengurangi risiko kecelakaan selama masa pengalihan arus.

Selama penutupan Jembatan Serayu, masyarakat diminta untuk:
Satlantas Polresta Banyumas juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi terbaru terkait perkembangan pekerjaan perbaikan Jembatan Serayu dan rekayasa lalu lintas yang berlaku selama penutupan berlangsung.