
SERAYUNEWS — Upaya memastikan kesiapan jemaah haji dilakukan secara jemput bola oleh KBIHU Miftahul Jannah Banjarnegara.
Melalui safari kunjungan langsung ke rumah calon jemaah, lembaga ini ingin memastikan seluruh persiapan matang menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Kegiatan yang berlangsung awal Mei 2026 ini menyasar para calon jemaah yang telah mengikuti rangkaian manasik haji, dengan titik kunjungan tersebar di berbagai wilayah Banjarnegara, termasuk daerah pegunungan di bagian utara.
Salah satu tim dipimpin oleh KH Purwoto yang memberikan pembekalan spiritual secara langsung kepada calon jemaah.
Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya kesiapan batin selain fisik.
Ia menyampaikan tiga bekal utama yang harus dimiliki jemaah, yakni kesadaran atas dosa untuk memohon ampunan, kerendahan hati untuk meraih hidayah, serta kesadaran atas kelemahan diri agar mendapat kekuatan dari Allah.
Menurutnya, sikap tawakal dan berserah diri menjadi kunci utama dalam meraih haji yang mabrur.
Selain aspek spiritual, calon jemaah juga diingatkan menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan.
KH Purwoto menyarankan agar jemaah mengurangi aktivitas dan beristirahat total, terutama dua hari sebelum berangkat.
Hal ini penting karena jemaah akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Asrama Haji Donohudan sebagai syarat kelayakan sebelum terbang ke Arab Saudi.
Salah satu calon jemaah asal Kalibening, Kidi Hadi Susilo, mengaku terbantu dengan adanya kunjungan langsung tersebut.
“Kunjungan ini menambah kemantapan kami. Apalagi nanti selama di Tanah Suci juga akan didampingi oleh KBIHU. Semoga seluruh rangkaian ibadah kami diberikan kemudahan,” ujarnya.
Melalui safari ini, KBIHU Miftahul Jannah menargetkan seluruh calon jemaah haji berangkat dalam kondisi siap, baik dari sisi kesehatan, perlengkapan, maupun kesiapan mental dan spiritual.
Pendekatan jemput bola ini dinilai efektif untuk memastikan tidak ada jemaah yang terlewat dalam persiapan menuju ibadah haji.