
SERAYUNEWS– Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten dengan wilayah terluas dan jumlah penduduk terbesar kedua di Provinsi Jawa Tengah. Meski Cilacap sebagai Kota Industri, namun angka pengangguran masih tergolong tinggi, dengan jumlah pengangguran sekitar 83 ribu orang.
Adapun Kabupaten Cilacap memiliki luas wilayah 213.850 hektar yang terdiri dari 24 kecamatan, dengan jumlah penduduk Kabupaten Cilacap yang mencapai 2.022.807 orang dan angkatan kerja sebanyak 872.454 orang.
“Tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Cilacap sebesar 9,62 persen atau setara dengan 83.941 orang, hal ini merupakan tantangan bagi Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mengambil tindakan yang tepat guna mengatasi masalah pengangguran,” ujar Sekda Cilacap, Awaluddin Muuri, Rabu (1/11/2023).
Selain itu, lanjut Sekda, informasi tentang jumlah Pencaker juga menjadi perhatian. Pencaker adalah individu yang mencari peluang pekerjaan. Pada tahun 2022, terdapat 26.321 orang yang mencari pekerjaan di Kabupaten Cilacap.
Sedangkan pada periode Januari hingga September 2023, jumlah Pencaker di Kabupaten Cilacap menurun menjadi 15.011 orang. “Ini menunjukkan adanya perubahan dalam tren pencarian pekerjaan di tingkat lokal,” ujarnya.
Selanjutnya tentang Pekerja Migran Indonesia (PMI), data menunjukkan bahwa pada tahun 2022, terdapat 7.394 orang PMI yang telah berangkat untuk bekerja di luar negeri.
Namun, selama periode Januari hingga September 2023, jumlah PMI mengalami penurunan menjadi 5.186 orang.
“Ini menunjukkan perubahan dalam dinamika perburuan kerja di luar negeri, yang dapat mempengaruhi banyak keluarga di Kabupaten Cilacap,” imbuhnya.
Untuk mengurangi angka pengangguran, Pemkab Cilacap terus berupaya dengan berbagai pihak dalam menciptakan lapangan kerja, di antaranya memberikan kemudahan para investor masuk ke Kabupaten Cilacap.