Rabu, 25 Mei 2022

Juru Parkir Dadakan di Purwokerto Bikin Resah, Makin Banyak dan Pungut Tarif Dua Kali Lipat

Jelang Lebaran, Purwokerto mulai diramaikan kemunculan juru parkir dadakan. Tidak hanya meresahkan karena jumlahnya makin banyak, juru parkir insidental ini juga pungut tarif parkir dua kali lipat dari tarif yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas.


Purwokerto, serayunews.com

Ningsih (40), warga Purwokerto yang setiap hari berbelanja di Pasar Wage Purwokerto misalnya, mengaku cukup kesal dengan kehadiran juru parkir dadakan ini. Sebab, selama puasa ini dia harus membayar parkir yang tidak sesuai ketentuannya.

“Saya sering belanja ke Pasar Wage Purwokerto, banyak tukang parkir dadakan. Dikasih Rp 1.000 tidak mau, maunya sepeda motor itu Rp 2.000,” kata dia.

Baca juga  Sapinya Tak Boleh Masuk Pasar Hewan Ajibarang, Penjual Asal Cilacap Marah-marah, Begini Kronologinya

Menurut Ningsih, juru parkir berwajah baru yang menarik tarif mahal ini tak terima diprotes dengan alasan tarif khusus menjelang Lebaran.

“Biasanya petugas parkir hanya di lokasi tertentu, sekarang tiap lapak beda lagi dan harus bayar lagi. Padahal saya kan belanja di banyak lapak dan toko, sekali parkir harus bayar Rp 2.000,” ujarnya.

Hal serupa juga diungkapkan oleh Nova (25), warga Purwokerto yang beberapa waktu lalu mengaku sempat berdebat hebat dengan juru parkir dadakan. Saat itu, dia meminta karcis parkir resmi.

Baca juga  Dua Orang Hanyut di Sungai Serayu Banjarnegara, Satu Belum Ditemukan

“Mau gimana lagi, katanya mau buat lebaran atau gimanalah, jadi maunya parkir itu Rp 2.000,” kata dia.(san)

Berita Terkait

Berita Terkini