
SERAYUNEWS — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Mardi Santoso melakukan kunjungan kerja ke Rutan Kelas IIB Banyumas, Senin (18/5/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memantau pelaksanaan program pembinaan serta ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.
Kedatangan Mardi Santoso disambut langsung Kepala Rutan Banyumas, Anggi Febiakto bersama jajaran pejabat struktural dan petugas rutan.
Agenda kunjungan ini menjadi bagian dari penguatan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dan pembinaan kemandirian warga binaan.
Dalam peninjauan tersebut, Mardi Santoso melihat langsung sejumlah program produktif yang dikelola warga binaan bersama petugas.
Program itu meliputi persiapan peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele, kebun terong, hingga kebun melon di area luar Rutan Banyumas.
Selain mengecek pengelolaan program, Kakanwil juga memberikan arahan kepada jajaran petugas agar program ketahanan pangan terus berkembang dan memberi manfaat nyata bagi warga binaan.
“Saya mengapresiasi upaya Rutan Banyumas dalam mengembangkan program ketahanan pangan melalui berbagai kegiatan produktif seperti peternakan, perikanan, dan pertanian. Program ini sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta penguatan pembinaan kemandirian warga binaan,” ujarnya.
Menurut Mardi Santoso, program pembinaan berbasis keterampilan harus terus dikembangkan secara berkelanjutan agar warga binaan memiliki bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya fokus pada pembinaan mental dan kedisiplinan, tetapi juga memberikan keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan,” tambahnya.
Sementara itu, Anggi Febiakto mengatakan kunjungan Kakanwil menjadi motivasi bagi jajaran Rutan Banyumas untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan di lingkungan rutan.
“Kunjungan dan arahan dari Bapak Kakanwil menjadi semangat bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan, khususnya di bidang ketahanan pangan dan kemandirian warga binaan,” katanya.
Ia menegaskan, pihaknya akan terus memaksimalkan potensi di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai sarana pembinaan produktif bagi warga binaan.
Selain melakukan peninjauan lapangan, kegiatan juga dirangkaikan dengan peresmian Aula Djoko Kahiman Rutan Banyumas.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan batu prasasti aula sebagai simbol dukungan terhadap pengembangan sarana pembinaan di lingkungan rutan.
Melalui kunjungan tersebut, Rutan Banyumas berharap program pembinaan dan ketahanan pangan dapat terus berkembang serta memberikan dampak positif bagi warga binaan maupun lingkungan pemasyarakatan secara keseluruhan.