Sabtu, 31 Juli 2021

Kapasitas RS di Banyumas diisukan Penuh, Ini Kata Bupati Husein

Grafik kasus covid-19 Kabupaten/Kota tertinggi di Pulau Jawa (dok istimewa)

Beredar di jagat maya, bahwa bed occupancy rate (BOR) Kabupaten Banyumas mencapai 98 persen. Hal tersebut langsung dibantah oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein. Husein mengatakan, di Banyumas BOR belum menyentuh angka 70 persen.


Purwokerto, serayunews.com

Atas peristiwa tersebut, Bupati meminta masyarakat agar lebih bijak menggunakan media sosial dengan mencari sumber yang valid.

“Tidak betul, itu ngawur, total isolasi Banyumas 68 persen. ICU 56 persen, orang Banyumas asli kira-kira 65 persen dari itu,” kata Bupati, Senin (21/6).

Dari data Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas per hari Senin (21/6), ada 451 orang terkonfirmasi positif Covid-19. Dimana 362 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, sedangkan 89 orang menjalani isolasi. Hingga saat ini total orang yang sudah terpapar Covid-19 di Kabupaten Banyumas mencapai 12.081 dengan angka kesembuhan mencapai 11.172 atau 92 % sedangkan orang meninggal dunia sebanyak 458 atau empat persen.

Bupati menjelaskan, saat ini lebih dari 600 BOR tersedia di Kabupaten Banyumas. Bahkan, pihaknya telah memutuskan memperluas RSUD Banyumas dengan mendirikan Rumah Sakit Darurat Covid-19, dengan menggunakan Hotel Rosenda Baturraden.

“Nanti tambahan bed 330, iya nanti (hingga 1.000 bed), sekarang belum,” kata dia.

Target 1.000 bed menurut Bupati hingga 10 hari kedepan, dengan melakukan gotong royong 3 RSUD di kabupaten Banyumas serta ada tambahan rekruitmen baru untuk perawat.

“Sedang digodog bersama, nanti ada tiga RSUD yang melakukan gotong royong yakni RSUD Banyumas, Ajibarang dan Margono,” ujarnya.

Baca juga Masa Pandemi, Wayangan di Banjarnegara Tetap Berjalan, Ini Penjelasan Bupati

Berita Terkait

Berita Terkini