
CILACAP, SERAYUNEWS – Produk kerajinan hasil karya warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Cilacap kini mendapat akses pasar yang lebih luas. Produk hasil program pembinaan kemandirian tersebut kembali dipasarkan melalui kerja sama konsinyasi dengan Azana Asia Hotel Cilacap.
Perpanjangan kerja sama berlangsung pada Rabu (26/8/2026) dan ditandai dengan penandatanganan perjanjian antara Kepala Lapas Cilacap Gowim Mahali dan General Manager Azana Asia Hotel Cilacap Anselmus Arie.
Melalui kemitraan tersebut, berbagai produk kerajinan warga binaan akan kembali ditempatkan di area Azana Asia Hotel Cilacap. Langkah ini diharapkan mempertemukan karya warga binaan dengan pasar yang lebih luas, termasuk para tamu hotel.
Produk yang dipajang tidak sekadar menjadi etalase promosi. Masyarakat maupun tamu hotel juga dapat membeli berbagai hasil karya tersebut sehingga produk pembinaan warga binaan memiliki nilai ekonomi sekaligus semakin dikenal.
Kepala Lapas Cilacap Gowim Mahali mengatakan kerja sama dengan pihak hotel menjadi salah satu strategi untuk membawa hasil pembinaan warga binaan lebih dekat dengan masyarakat.
Ia menjelaskan, program pembinaan di Lapas tidak hanya bertujuan memberikan keterampilan selama warga binaan menjalani masa pidana. Lapas juga mendorong agar keterampilan tersebut menghasilkan produk yang memiliki nilai jual dan dapat menjadi bekal kemandirian.
“Kami ingin karya warga binaan tidak berhenti di dalam Lapas. Kerja sama ini menjadi jembatan agar produk mereka dikenal masyarakat, memiliki nilai ekonomi, dan menjadi bukti bahwa pembinaan mampu melahirkan karya yang berkualitas,” tegas Gowim.
Kerja sama konsinyasi ini sekaligus memperluas jaringan pemasaran produk warga binaan. Penempatan produk di hotel memberikan peluang bagi karya tersebut untuk menjangkau konsumen dari berbagai daerah dan latar belakang.
Selain membuka akses pasar, pemasaran produk melalui hotel juga menjadi bagian dari upaya membangun perspektif positif masyarakat terhadap warga binaan.
Karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa program pembinaan dapat mendorong keterampilan dan kreativitas yang memiliki nilai ekonomi.
General Manager Azana Asia Hotel Cilacap Anselmus Arie menyambut baik perpanjangan kerja sama dengan Lapas Cilacap. Pihak hotel menyatakan komitmennya untuk mendukung produk lokal sekaligus program pembinaan kemandirian warga binaan.
Menurut Arie, hotel dapat menjadi ruang promosi yang efektif untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat. Para tamu hotel dapat melihat langsung produk tersebut dan membelinya jika tertarik.
“Azana Asia Hotel bangga menjadi bagian dari ruang promosi bagi karya warga binaan. Kami berharap kolaborasi ini memberi manfaat bagi kedua pihak sekaligus mengajak masyarakat lebih mengenal dan mengapresiasi produk hasil pembinaan,” tutur Arie.
Perpanjangan kerja sama antara Lapas Cilacap dan Azana Asia Hotel menjadi bagian dari penguatan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
Lapas Cilacap berharap pemasaran melalui pihak ketiga dapat membuka lebih banyak akses bagi produk hasil karya warga binaan. Semakin luas jangkauan pemasaran, semakin besar pula peluang produk tersebut memberikan manfaat ekonomi.
Lebih dari sekadar menghasilkan produk, program tersebut menjadi bagian dari proses mempersiapkan warga binaan agar memiliki keterampilan, kemandirian, dan kepercayaan diri sebelum kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.