Kilang Cilacap Sepakati Perpanjangan Kerjasama Pengamanan Obvitnas dengan Lanal & Kodim 0307/Cilacap

Penandatanganan Kerjasama Perpanjangan pengamanan Obvitnas PT KPI RU IV Cilacap dengan Lanal dan Kodim 0703 Cilacap di gedung Patra Graha, Senin (6/2/2023). (Dok PT KPI RU IV Cilacap)

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) RU IV Cilacap menyepakati perpanjangan perjanjian kerja sama pengamanan dengan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) & Kodim 0703/Cilacap. Kesepakatan itu tertuang dalam penandatanganan dokumen pernjanjian tersebut di gedung Patra Graha, Cilacap, Senin (6/2/2023).


Cilacap, serayunews.com

Penandatanganan oleh GM PT KPI RU IV, Edy Januari Utama, Danlanal Cilacap, Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo. Kemudian, Kasdim, Mayor (Inf) Saeroji mewakili Dandim 0703/Cilacap.

Edy menjelaskan, keberadaan Kilang Cilacap sangat penting mengingat statusnya sebagai kilang terbesar dan paling strategis di Indonesia. Kilang Cilacap menopang 33% kebutuhan BBM Nasional dan 60% kebutuhan BBM di Pulau Jawa.

“Maka keamanan bisnis dan operasional kilang menjadi sangat penting yang harus dijaga bersama. Termasuk dalam hal ini Lanal & Kodim 0703/Cilacap,” ujarnya.

Baca juga: Istri Pekerja Kilang Pertamina Cilacap Dilatih Sigap Hadapi Kedaruratan di Rumah Tangga & Bencana Alam

Sejauh ini, lanjut Edy kerjasama ini juga menjadi wujud sinergi dan kolaborasi Kilang Cilacap dengan Forkopimda yang selama ini sudah terjalin dengan baik.

“Kompleksitas operasi dan bisnis Kilang Cilacap mencakup sisi darat dan laut dengan banyaknya fasilitas area kilang maupun pertangkian,” imbuh Edy.

Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo menyambut positif karena sampai saat ini Lanal menjadi salah satu elemen pengamanan objek vital nasional (obvitnas).

“Hal ini juga sebagai implementasi Undang-undang nomor 34 tahun 2004, menjaga objek vital Nasional dari gangguan orang-orang yang tidak bertanggung jawab maupun gangguan dalam bentuk lain,” tegasnya.

Senada, Mayor (Inf) Saeroji menyebutkan dokumen perjanjian kerja sama ini menjadi pedoman kedua pihak dalam implementasi rencana kerja sama. Gunanya, katanya, untuk meningkatkan kolaborasi serta berkontribusi pada pengembangan ekonomi bagi pemerintah dan masyarakat.

“Kerja sama ini harus ditaati kedua pihak dengan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara guna meningkatkan sinergi dan soliditas,” ucapnya.

Berita Terkait

Berita Terkini