
SERAYUNEWS — Pemerintah Kabupaten Banyumas akan menggelar prosesi Kirab Pusaka dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-455 Banyumas pada Minggu (15/2/2026).
Tradisi budaya ini diawali dengan upacara penyerahan empat pusaka kebesaran Banyumas, yakni Tombak Kiai Genjring, Keris Kiai Gajah Endro, Keris Kiai Nalapraja, dan Keris Kiai Sempana Bener.
Penyerahan pusaka dilakukan oleh Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono di halaman Pendopo Wakil Bupati Banyumas. Selanjutnya, pusaka akan dikirab menuju Pendopo Si Panji Purwokerto untuk kembali disemayamkan atau dileremkan di Gedung Pusaka Banyumas.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinporabudpar Kabupaten Banyumas, Fendi Rudianto, menjelaskan barisan kirab akan dipimpin pembawa Lambang Daerah Kabupaten Banyumas. Komando barisan berada di tangan Suba Manggala yang tahun ini diperankan oleh Camat Baturraden, Bangkit Angga Barokah.
“Ada empat Pusaka Kebesaran Banyumas yang akan dikirab dari Rumah Dinas Wakil Bupati Banyumas menuju Pendopo Si Panji Purwokerto, yakni Tombak Kiai Genjring, Keris Nala Praja, Keris Gajah Endra dan Keris Kiai Sempana Bener. Keempat pusaka ini melambangkan kekuatan, keagungan, perjuangan dan berpegang teguh pada keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” kata Fendi di sela-sela gladi bersih, Jumat (13/2/2026) sore.

Iring-iringan kirab juga menghadirkan figur Bupati Banyumas pertama, Raden Joko Kahiman, beserta istri yang diperankan oleh Kakang Mbekayu Banyumas. Di belakangnya, para pembawa foto (joli) Bupati Banyumas ke-2 hingga ke-31 turut berbaris.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono bersama Wakil Bupati Dwi Asih Lintarti serta jajaran Forkopimda akan berjalan di belakang barisan foto tersebut. Rombongan kemudian disusul para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan camat se-Banyumas dengan mengenakan busana adat Jawa Banyumasan lengkap.
Tahun ini terdapat sentuhan baru pada formasi barisan kirab agar lebih dinamis.
“Yang membedakan kirab tahun ini adalah robongan kecamatan yang biasanya setelah rombomgan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kali ini akan diselang seling OPD diselingi Kecamatan, setelahnya baru kelompok masyarakat,” kata Fendi.
Melalui prosesi ini, Pemerintah Kabupaten Banyumas berharap masyarakat dapat semakin merasakan kedekatan emosional dengan sejarah dan kekayaan budaya daerah.
Menggunakan rute jalan protokol, panitia mengimbau masyarakat untuk memperhatikan waktu pelaksanaan.
“Pawai akan dimulai Pukul 08.00 WIB, sehingga kami harap para pengguna jalan yang akan melintasi Jalan Soedirman Purwokerto antara Pendopo Wakil Bupati hingga Alun-alun Purwokerto untuk mencari jalur alternatif,” kata dia.