
CILACAP, SERAYUNEWS – Kekeringan berkepanjangan menyebabkan sejumlah wilayah di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mengalami keterbatasan akses air bersih. Merespons kondisi tersebut, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap menyiapkan 80 tangki atau 400.000 liter air bersih untuk warga terdampak.
Hingga saat ini, Solusi Bangun Indonesia telah menyalurkan 30 tangki atau 150.000 liter air bersih ke sejumlah titik di Cilacap bagian barat. Jika setiap warga menerima 20 liter, total bantuan tersebut setara dengan kebutuhan air bagi sekitar 20.000 warga.
Community Relations & General Affairs Manager Pabrik Cilacap, Dewi Hestyani, mengatakan distribusi dilakukan secara bertahap berdasarkan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Cilacap agar bantuan menjangkau wilayah yang membutuhkan.
“Kami telah menyalurkan 30 tangki atau 150.000 liter air bersih dari total 80 tangki yang disiapkan. Distribusi dilakukan secara bertahap sesuai koordinasi dengan BPBD agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang terdampak dan membutuhkan pasokan air bersih,” ujar Dewi.
Berdasarkan koordinasi dengan BPBD, bantuan diarahkan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan, antara lain Kecamatan Jeruklegi, Kampung Laut, Wanareja, Kawunganten, Cimanggu, dan Dayeuhluhur. Salah satu titik penyaluran berada di Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten, yang mulai mengalami keterbatasan sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Cilacap, Taryo, S.Sos., M.Si. dari BPBD Kabupaten Cilacap mengapresiasi dukungan Solusi Bangun Indonesia dalam penanganan dampak kekeringan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Pabrik Cilacap yang telah berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Cilacap membantu masyarakat yang memerlukan air bersih. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang sedang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air,” ujar Taryo.
Setiap pengiriman menggunakan tangki berkapasitas 5.000 liter. Selain armada dari Perusahaan, distribusi juga didukung tangki air milik BPBD sehingga penyaluran dapat menjangkau lebih banyak wilayah sesuai kebutuhan di lapangan.
Kepala Desa Bojong, Siman, turut mengapresiasi bantuan tersebut. “Alhamdulillah, hari ini kami mendapatkan kiriman dua truk tangki air bersih. Semoga semuanya berjalan lancar dan akan dikirimi kembali sesuai alokasi dari BPBD,” ujarnya.

Dewi Hestyani mengatakan Solusi Bangun Indonesia akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait untuk mendukung penanganan kekeringan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama periode kekeringan sekaligus meringankan beban masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses air bersih. Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar dukungan yang diberikan tepat sesuai kebutuhan di lapangan,” kata Dewi Hestyani.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari Solusi Bangun Indonesia untuk tumbuh bersama masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.
PT Solusi Bangun Indonesia Tbk adalah sebuah perseroan terbuka yang mayoritas sahamnya (83,52%) dimiliki dan dikelola oleh PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG. Perseroan menjalankan usaha yang terintegrasi dari semen, beton siap pakai dengan merek dagang Dynamix, Semen Kujang dan Semen Andalas, serta agregat dan layanan pengelolaan limbah ramah lingkungan.
Perusahaan mengoperasikan empat pabrik semen terintegrasi masing-masing di Narogong (Jawa Barat), Cilacap (Jawa Tengah), Tuban (Jawa Timur), dan Lhoknga (Aceh – yang dioperasikan oleh anak usaha yaitu PT Solusi Bangun Andalas), dengan total kapasitas 14,86 juta ton semen per tahun, dan mempekerjakan 1.750 orang.