
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memeriksa sejumlah orang di Mapolresta Banyumas, Kamis (20/08/2026). Dari informasi yang dihimpun Serayunews.com, beberapa orang yang diperiksa merupakan pejabat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), sementara lainnya berasal dari pihak swasta.
Pemeriksaan berlangsung di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas. Rombongan KPK tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan hingga pukul 16.45 WIB, proses pemeriksaan masih berlangsung.
Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Petrus Parningotan Silalahi, S.H., S.I.K., M.H. membenarkan adanya kegiatan pemeriksaan yang dilakukan tim KPK di Mapolresta Banyumas.
“Iya benar mas,” katanya saat dikonfirmasi, Kamis sore.
Meski membenarkan keberadaan tim KPK, Petrus mengaku tidak mengetahui perkara yang sedang diperiksa. Ia juga tidak mengetahui secara pasti jumlah orang yang berada di dalam ruangan pemeriksaan.
“Terkait perkara apa saya gak tahu mas. Iya sebatas pinjam ruangan,” kata dia.

Pantauan Serayunews.com sekitar pukul 15.32 WIB menunjukkan Wakil Rektor Bidang Akademik atau Wakil Rektor 1 Unsoed, Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., keluar dari Gedung Satreskrim Polresta Banyumas.
Prof. Farid kemudian berjalan bersama sejumlah orang menuju masjid yang berada di kawasan Mapolresta Banyumas untuk melaksanakan salat Ashar.
Setelah selesai salat, Prof. Farid kembali menuju Gedung Satreskrim. Saat sejumlah awak media mencoba meminta keterangan, ia memilih berjalan melalui sisi gedung.
Ketika awak media menanyakan keberadaannya di Mapolresta Banyumas, Prof. Farid tidak memberikan jawaban. Ia hanya tersenyum sembari kembali masuk ke dalam gedung.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti siapa saja yang menjalani pemeriksaan oleh tim KPK maupun perkara yang sedang didalami.
Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun Serayunews.com, terdapat sekitar empat orang yang menjalani pemeriksaan. Dua di antaranya disebut merupakan pejabat Unsoed, sedangkan dua lainnya berasal dari luar lingkungan Unsoed.
KPK maupun pihak Unsoed belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai pemeriksaan tersebut.