
SERAYUNEWS – Tim Deputi III Bidang Kesehatan serta Bidang Pengembangan dan Pembangunan Keluarga Kantor Staf Presiden (KSP) melakukan monitoring pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat untuk memastikan program prioritas nasional berjalan optimal hingga tingkat daerah.
Dalam agenda tersebut, tim KSP meninjau langsung pelaksanaan CKG di Kantor Kejaksaan Negeri Cilacap dan Puskesmas Cilacap Utara 1. Monitoring dilakukan untuk melihat efektivitas layanan sekaligus mendengar langsung masukan dari penyelenggara maupun masyarakat penerima manfaat.
Di Kantor Kejaksaan Negeri Cilacap, program CKG diikuti oleh insan Adhyaksa beserta anggota keluarga pegawai. Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut rutin dilaksanakan setiap bulan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan pegawai.
Kepala Kejaksaan Negeri Cilacap, Muhammad Irfan Jaya, menyambut baik kunjungan tim KSP. Menurutnya, program Cek Kesehatan Gratis merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga kesehatan masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian Kejaksaan Adhyaksa dan ada dari Ibu Deputi KSP memastikan bahwa program pemerintah ini berjalan dengan baik, di mana negara hadir untuk menjaga kesehatan masyarakat,” ujar Irfan.
Kehadiran tim KSP di lingkungan kejaksaan juga menjadi bentuk evaluasi terhadap pelaksanaan program kesehatan yang telah berjalan di instansi pemerintah.
Selain di Kejaksaan Negeri, tim KSP juga meninjau pelaksanaan CKG di Puskesmas Cilacap Utara 1. Di lokasi ini, masyarakat memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang disediakan secara gratis oleh pemerintah.
Salah seorang warga, Delmawati, mengaku program tersebut sangat membantu, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan tanpa biaya.
“Alhamdulillah masyarakat menerima dengan baik. Pelayanannya juga baik, jadi kami semua senang. Program ini sangat membantu karena gratis, terutama bagi warga yang kurang mampu,” kata Delmawati.
Dalam program CKG, warga dapat menjalani berbagai pemeriksaan dasar seperti pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, hingga asam urat. Sementara untuk anak sekolah, pemeriksaan juga mencakup kesehatan gigi, mata, dan pendengaran.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Zahera Mega Utama, mengatakan kunjungan ke Cilacap dilakukan selama tiga hari, sejak Senin (22/6) untuk memantau sejumlah Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang menjadi prioritas pemerintah.

Program tersebut meliputi Cek Kesehatan Gratis, percepatan penanganan tuberkulosis (TBC), hingga pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD atau kelompok 3B.
Menurut Zahera, pemerintah menargetkan sebanyak 132 juta peserta mengikuti program CKG sepanjang tahun 2026. Saat ini capaian nasional baru berada di kisaran 30 persen sehingga diperlukan percepatan di berbagai daerah.
“Kami mengapresiasi capaian Kabupaten Cilacap yang sudah sangat baik. Namun kami berharap seluruh tenaga kesehatan terus bergerak hingga akhir tahun agar capaian CKG di Cilacap bisa berada di atas rata-rata nasional,” ujarnya.
Zahera juga mendorong tenaga kesehatan untuk memperluas jangkauan layanan melalui pendekatan komunitas dan strategi jemput bola kepada masyarakat. Menurutnya, langkah tersebut akan mempercepat pencapaian target sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memeriksakan kesehatan sejak dini.
“Kesehatan adalah investasi. Jaga kesehatan sebelum sakit. Karena itu jauh lebih berharga bagi kita semua,” pungkasnya.