
BANJARNEGARA, SERAYUNEWS – Festival Film Purbalingga (FFP) kembali menghadirkan program Layar Tanjleb. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan 2 Dekade Festival Film Purbalingga.
Kali ini, masyarakat Kabupaten Banjarnegara akan mendapat kesempatan menikmati pemutaran film bersama di ruang terbuka. Nah, acara berlangsung di Desa Mantrianom, Kecamatan Bawang.
Berdasarkan informasi yang tayang di Instagram Festival Film Purbalingga, kegiatan tersebut akan berjalan pada Sabtu, 25 Juli 2026, mulai pukul 19.30 WIB.
Layar Tanjleb menjadi salah satu agenda menarik minat masyarakat. Tujuannya, menghadirkan pengalaman menonton film secara bersama-sama di tengah masyarakat dengan suasana yang hangat dan penuh kebersamaan.
Program ini merupakan bagian dari upaya Festival Film Purbalingga untuk mendekatkan karya-karya perfilman kepada masyarakat hingga tingkat desa.
Melalui konsep bioskop keliling, masyarakat yang berada di luar kota besar tetap dapat menikmati film-film berkualitas tanpa harus datang ke bioskop komersial.
Selama hampir dua dekade, Festival Film Purbalingga dikenal sebagai salah satu festival film daerah yang konsisten mendukung perkembangan perfilman Indonesia.
Festival ini menjadi ruang bagi sineas muda untuk memperkenalkan karya mereka sekaligus membangun budaya menonton film yang sehat di tengah masyarakat.
Layar Tanjleb sendiri menjadi salah satu program unggulan karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka ruang diskusi dan apresiasi terhadap karya perfilman nasional.
Film yang diputar umumnya merupakan film pendek maupun film pilihan yang mengangkat beragam tema, mulai dari kehidupan sosial, budaya, pendidikan, hingga isu-isu kemanusiaan.
Kehadiran Layar Tanjleb di Desa Mantrianom diharapkan dapat menjadi sarana hiburan yang edukatif bagi masyarakat.
Selain menyaksikan film bersama keluarga dan teman, warga juga dapat merasakan suasana kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antarwarga.
Momentum perayaan dua dekade Festival Film Purbalingga menjadi bukti bahwa festival ini terus berkembang dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.
Bagi masyarakat Banjarnegara, khususnya warga Kecamatan Bawang dan sekitarnya, kegiatan ini dapat menjadi pilihan untuk mengisi akhir pekan.
Pengunjung sebaiknya datang lebih awal agar memperoleh tempat yang nyaman sebelum pemutaran pada pukul 19.30 WIB.
Melalui Layar Tanjleb, Festival Film Purbalingga tidak hanya menghadirkan tontonan berkualitas. Namun, kegiatan ini juga mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan dunia perfilman Indonesia.
Program ini sekaligus menjadi wujud pemerataan akses seni dan budaya. Jadi, masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati pengalaman menonton film dalam suasana yang inklusif, edukatif, dan menghibur.***