
SERAYUNEWS – Universitas Terbuka kembali menggelar sosialisasi akademik bagi mahasiswa program sarjana terkait Mata Kuliah Tugas Akhir Program Sarjana (TAPS), pemberdayaan masyarakat, serta praktik/praktikum pada Kamis, 23 April 2026. Kegiatan yang berlangsung secara daring mulai pukul 14.00 WIB ini diikuti oleh lebih dari 300 mahasiswa yang telah melakukan registrasi pada mata kuliah tersebut. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh terkait alur, mekanisme, hingga teknis pelaksanaan sebagai bagian penting dalam tahapan akhir studi.
Kegiatan ini dirancang sebagai upaya untuk memastikan mahasiswa memahami secara detail proses akademik yang akan mereka jalani, khususnya pada mata kuliah penentu kelulusan. Dalam sesi yang berlangsung melalui Zoom, peserta tampak aktif mengikuti jalannya kegiatan hingga selesai, menunjukkan tingginya antusiasme terhadap materi yang disampaikan.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa mendapatkan penjelasan rinci mengenai prosedur penyelesaian tugas akhir, pelaksanaan pemberdayaan masyarakat, serta praktik dan praktikum. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu mahasiswa mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik maupun teknis di lapangan.
Dalam sambutannya, Direktur UT Purwokerto, Dr. Prasetyarti Utami, menyoroti pentingnya pola pikir analitis sebagai bekal utama mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan berpikir analitis menjadi fondasi dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Mahasiswa didorong untuk terbiasa melihat permasalahan secara kritis dan sistematis.
Menurutnya, dengan mindset analisis yang kuat, mahasiswa akan lebih mudah dalam mengidentifikasi persoalan, merumuskan solusi, serta menyusun argumen ilmiah yang terstruktur dan berbasis data.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Prasetyarti Utami juga menegaskan bahwa tugas akhir tidak boleh dipandang hanya sebagai formalitas akademik. Ia menyebut bahwa tugas akhir merupakan ruang bagi mahasiswa untuk memberikan kontribusi intelektual yang nyata.
Mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan artikel ilmiah yang relevan, inovatif, serta memberikan manfaat luas, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan demikian, proses penyusunan tugas akhir dapat menjadi pengalaman akademik yang bermakna sekaligus berdampak.
Dalam sosialisasi tersebut juga disampaikan bahwa Universitas Terbuka memberikan fleksibilitas kepada mahasiswa dalam menentukan bentuk penyelesaian tugas akhir. Mahasiswa dapat memilih jalur yang sesuai dengan minat dan kompetensi masing-masing.
Pilihan tersebut meliputi penulisan skripsi, proyek, artikel ilmiah, hingga ujian komprehensif tertulis. Fleksibilitas ini diharapkan mampu mendorong mahasiswa menyelesaikan studi secara optimal tanpa mengabaikan kualitas akademik yang ditetapkan.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Drs. Suhartono, M.Si, Indah Setia Utami, S.E., M.Si, serta Rani Darojah, S.Pd., M.Pd. Para pemateri memberikan paparan komprehensif terkait teknis penulisan TAPS, pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat, hingga praktik dan praktikum yang harus dijalani mahasiswa.
Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga memberikan gambaran praktis agar mahasiswa dapat memahami implementasi di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Universitas Terbuka berupaya memastikan setiap mahasiswa memiliki pemahaman yang utuh terhadap tahapan akademik yang akan dilalui. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis dalam mendukung kelancaran studi sekaligus meningkatkan kualitas lulusan.
Dengan bekal informasi yang komprehensif, mahasiswa diharapkan mampu menjalani proses akademik secara terarah, sistematis, dan optimal hingga mencapai kelulusan.***