
SERAYUNEWS — Momentum libur panjang akhir Mei 2026 dimanfaatkan masyarakat untuk bepergian menggunakan kereta api. Dampaknya, mobilitas penumpang di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto melonjak signifikan dibanding pekan sebelumnya.
Selama periode Selasa (26/5) hingga Minggu (31/5), tercatat sebanyak 198.729 penumpang berangkat dan tiba di stasiun-stasiun wilayah Daop 5 Purwokerto. Jumlah tersebut terdiri dari 95.773 penumpang berangkat dan 102.956 penumpang tiba.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan angka tersebut meningkat sekitar 49 persen dibanding periode yang sama pada pekan sebelumnya yang mencatat 133.350 penumpang.
“Libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Iduladha, cuti bersama, Hari Raya Waisak, dan Hari Lahir Pancasila memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan transportasi kereta api,” katanya, Senin (1/6/2026).
Dari seluruh stasiun di wilayah Daop 5 Purwokerto, Stasiun Purwokerto masih menjadi yang tersibuk dengan total mobilitas mencapai 75.525 penumpang selama periode libur panjang.
Posisi berikutnya ditempati Stasiun Kutoarjo dengan 28.088 penumpang, Stasiun Kroya sebanyak 22.467 penumpang, Stasiun Kebumen 15.897 penumpang, Stasiun Gombong 11.346 penumpang, dan Stasiun Cilacap sebanyak 9.572 penumpang.
Tingginya angka perjalanan juga terlihat dari sejumlah kota tujuan favorit penumpang asal wilayah Daop 5 Purwokerto. Stasiun Pasarsenen menjadi destinasi paling banyak dipilih dengan 14.660 penumpang, disusul Stasiun Yogyakarta sebanyak 13.252 penumpang, Stasiun Gambir 7.096 penumpang, Stasiun Bekasi 6.353 penumpang, dan Stasiun Kiaracondong sebanyak 6.190 penumpang.
Arus penumpang diperkirakan masih tinggi hingga akhir masa liburan. Berdasarkan data sementara hingga Senin (1/6) siang, jumlah pelanggan yang berangkat maupun tiba di wilayah Daop 5 Purwokerto telah mencapai 33.503 penumpang. Angka tersebut terdiri dari 17.274 penumpang berangkat dan 16.229 penumpang tiba.
“Kami memastikan seluruh aspek operasional telah dipersiapkan secara optimal, baik sarana, prasarana, keandalan perjalanan kereta api, maupun pelayanan kepada pelanggan di stasiun,” ujar As’ad.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk datang lebih awal ke stasiun, setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan agar proses boarding berjalan lancar dan tidak tertinggal kereta.
Selain itu, pelanggan diminta memperhatikan barang bawaan dan menghindari membawa barang berlebihan demi kenyamanan selama perjalanan.
Dengan tingginya mobilitas selama libur panjang ini, kereta api kembali menjadi salah satu moda transportasi favorit masyarakat untuk bepergian antarkota secara aman, nyaman, dan tepat waktu.