
PURWOKERTO, SERAYUNEWS – Tingginya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 5 Purwokerto memperketat pengawasan terhadap kesiapan petugas operasional.
Salah satunya dengan menggelar tes urine secara acak kepada petugas yang berada di garda terdepan pelayanan, Selasa (30/6/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh petugas yang melayani pelanggan maupun mendukung operasional perjalanan kereta api berada dalam kondisi prima dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Sebanyak 27 petugas mengikuti pemeriksaan, terdiri atas Pengatur Perjalanan Kereta Api (PPKA), penjaga perlintasan sebidang, petugas keamanan, petugas kebersihan, hingga pramugara kereta api. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.
Selain menjalani tes urine, para petugas juga mendapat sosialisasi mengenai Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyumas.
Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif untuk membangun budaya kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas.
“Keselamatan perjalanan kereta api merupakan prioritas utama. Karena itu seluruh petugas, khususnya frontliner dan petugas operasional, harus berada dalam kondisi prima serta bebas dari penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen KAI dalam menjaga kualitas pelayanan sekaligus menjamin keselamatan operasional,” ujarnya.
Menurutnya, KAI secara konsisten melakukan berbagai langkah pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui edukasi, pembinaan, hingga pemeriksaan berkala kepada seluruh pekerja.
“Kami ingin memastikan seluruh insan KAI dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan profesionalisme,” katanya.
Upaya pengawasan terhadap petugas dilakukan seiring meningkatnya jumlah penumpang selama masa libur sekolah.
Berdasarkan data KAI Daop 5 Purwokerto, selama periode 22 hingga 28 Juni 2026 tercatat sebanyak 233.788 pelanggan menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 5. Jumlah tersebut meningkat 19 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang mencapai 196.377 pelanggan.
Lonjakan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api selama musim liburan.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 5 Purwokerto menegaskan akan terus memperkuat pengawasan terhadap kesiapan sumber daya manusia sebagai salah satu faktor utama keselamatan perjalanan kereta api.
Melalui tes urine dan penguatan edukasi P4GN yang dilakukan secara berkelanjutan, KAI berharap seluruh pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, andal, dan berkualitas selama libur sekolah.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen KAI dalam menjaga standar keselamatan dan profesionalisme seluruh petugas di tengah meningkatnya aktivitas transportasi selama periode liburan.