
SERAYUNEWS- Libur sekolah semester 2 tahun ajaran 2025/2026 menjadi salah satu momen yang paling dinantikan siswa di seluruh Indonesia.
Berdasarkan kalender pendidikan yang beredar, masa libur kenaikan kelas diperkirakan dimulai pada 22 Juni 2026 dan berlangsung hingga awal bahkan pertengahan Juli 2026.
Meski demikian, jadwal tersebut tidak bersifat mutlak. Setiap provinsi maupun satuan pendidikan memiliki kewenangan untuk menyesuaikan kalender akademik sesuai kebijakan masing-masing Dinas Pendidikan.
Melansir berbagai sumber, berikut kami sajikan ulasan selengkapnya:
Kegiatan belajar mengajar semester genap dimulai pada 5 Januari 2026 setelah siswa menjalani libur semester ganjil.
Sejak awal semester, siswa sudah dihadapkan pada sejumlah agenda penting, mulai dari hari libur nasional hingga kegiatan akademik seperti ujian dan penilaian.
Pada bulan Januari, terdapat beberapa hari libur, seperti Tahun Baru Masehi pada 1 Januari dan Isra Mi’raj pada 16 Januari. Selain itu, awal Januari juga masih diisi dengan sisa libur semester sebelumnya.
Februari hingga Maret 2026: Libur Keagamaan dan Momentum Ramadan
Memasuki Februari 2026, kalender pendidikan mencatat adanya perkiraan libur awal puasa Ramadan 1447 Hijriah pada tanggal 16 hingga 20 Februari. Di bulan yang sama, siswa juga menikmati libur Tahun Baru Imlek pada 17 Februari.
Sementara itu, Maret 2026 menjadi bulan yang cukup padat dengan libur keagamaan. Libur menjelang Idul Fitri diperkirakan berlangsung pada 16–18 Maret, diikuti Hari Raya Nyepi pada 19 Maret, serta Idul Fitri pada 20–21 Maret 2026.
Momentum ini biasanya dimanfaatkan siswa untuk mudik dan berkumpul bersama keluarga.
Setelah libur panjang Lebaran, siswa kembali fokus pada kegiatan akademik. April 2026 menjadi periode penting bagi siswa kelas akhir, karena dilaksanakan berbagai ujian.
Pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) untuk jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6-16 April, sementara siswa SD mengikuti TKA pada 20-30 April. Selain itu, penilaian semester untuk kelas akhir juga dilaksanakan pada 13-17 April.
Di bulan ini juga terdapat libur nasional Wafatnya Yesus Kristus pada 3 April.
Memasuki Mei, aktivitas akademik semakin intens. Penilaian kelas akhir dilaksanakan dalam beberapa tahap, yakni pada tanggal 4-8 Mei dan 18-22 Mei.
Selain itu, terdapat sejumlah hari libur nasional yang memberi jeda bagi siswa, di antaranya Hari Buruh pada 1 Mei, Kenaikan Yesus Kristus pada 14 Mei, serta Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah pada 27 Mei.
Bulan Juni menjadi penentuan akhir bagi siswa. Penilaian Akhir Semester (PAT) atau ujian kenaikan kelas dilaksanakan pada 2-5 Juni 2026.
Setelah itu, siswa menunggu hasil belajar yang dibagikan dalam bentuk rapor pada 19 Juni 2026. Tanggal ini menjadi penanda berakhirnya kegiatan belajar mengajar semester genap.
Beberapa hari libur nasional juga hadir di bulan ini, seperti Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan Tahun Baru Islam pada 17 Juni.
Setelah pembagian rapor, siswa langsung memasuki masa libur kenaikan kelas yang diperkirakan dimulai pada 22 Juni 2026.
Libur ini umumnya berlangsung selama dua hingga tiga minggu, tergantung kebijakan sekolah. Sebagian sekolah bahkan memperpanjang masa libur hingga pertengahan Juli sebelum memasuki tahun ajaran baru.
Kalender pendidikan juga menegaskan bahwa hari efektif belajar harus dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan pembelajaran.
Sekolah tidak diperkenankan mengadakan kegiatan non-akademik seperti perayaan atau seremoni yang tidak berkaitan dengan proses belajar.
Jika terdapat kegiatan khusus di luar pembelajaran, pihak sekolah wajib mendapatkan izin dari Dinas Pendidikan setempat.
Secara keseluruhan, tahun ajaran 2025/2026 memiliki jadwal sebagai berikut:
Dengan durasi tersebut, siswa menjalani minggu efektif belajar minimal 32 minggu dalam satu tahun ajaran.
Meski identik dengan waktu istirahat, libur semester juga diharapkan dapat dimanfaatkan secara produktif. Siswa dapat mengisi waktu dengan mengulang materi pelajaran, mengikuti kursus tambahan, atau mengembangkan keterampilan baru.
Perencanaan yang baik selama liburan diyakini dapat membantu siswa menghadapi tantangan di tahun ajaran berikutnya.
Pemerintah melalui Dinas Pendidikan di masing-masing daerah dapat melakukan penyesuaian kalender pendidikan. Oleh karena itu, siswa dan orang tua disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari sekolah atau dinas terkait.
Dengan memahami jadwal lengkap kalender pendidikan 2025/2026, diharapkan seluruh pihak dapat mempersiapkan kegiatan belajar maupun rencana liburan dengan lebih matang.