
SERAYUNEWS – Program beasiswa doktor berbasis riset kembali dibuka bagi para peneliti dan akademisi Indonesia.
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka pendaftaran Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research 2026.
Program ini mendukung lahirnya peneliti doktoral yang mampu menghasilkan inovasi dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Melalui skema tersebut, peserta akan menempuh pendidikan doktor dengan pendekatan riset intensif di berbagai bidang prioritas.
Pendaftaran program beasiswa ini sudah dibuka mulai 6 Maret hingga 27 Maret 2026 secara daring melalui laman resmi LPDP.
Beasiswa Doctor by Research merupakan skema pendidikan doktor yang menekankan pada kegiatan penelitian sejak awal masa studi. Program ini mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang riset dan inovasi.
Dalam program ini, mahasiswa doktoral akan menjalankan penelitian dengan dukungan dari BRIN serta perguruan tinggi mitra di dalam maupun luar negeri.
Fokus penelitian yang menjadi prioritas dalam program ini meliputi sejumlah bidang strategis nasional.
Bidang-bidang tersebut dipilih karena dinilai memiliki dampak besar terhadap kemajuan ilmu pengetahuan serta pembangunan ekonomi Indonesia.
Calon peserta yang ingin mengikuti program ini harus memenuhi sejumlah persyaratan akademik dan administratif.
Salah satu ketentuan utama adalah batas usia pendaftar. Untuk masyarakat umum, usia maksimal saat mendaftar adalah 40 tahun, sedangkan bagi pegawai negeri sipil (PNS) batas usia maksimal 42 tahun.
Selain itu, pelamar juga wajib memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 pada skala 4,0.
Persyaratan kemampuan bahasa Inggris juga menjadi bagian penting dalam proses seleksi. Standar skor bahasa berbeda untuk tujuan studi dalam negeri dan luar negeri.
Untuk program tujuan dalam negeri, skor minimal adalah sebagai berikut.
Sementara itu, bagi peserta yang memilih tujuan luar negeri, persyaratan skor bahasa Inggris lebih tinggi.
Selain itu, pendaftar yang lolos seleksi substansi wajib memperoleh co-promotor dari BRIN sebagai pendamping penelitian selama menjalani studi doktor.
Program Doctor by Research juga memiliki beberapa ketentuan tambahan bagi para penerima beasiswa.
Peserta yang berasal dari masyarakat umum atau tidak memiliki afiliasi lembaga dapat mendaftar sebagai Asisten Periset (Research Assistant) BRIN selama mengikuti program.
Menariknya, penerima beasiswa juga boleh melakukan pekerjaan selama masa studi, selama kegiatan tersebut tidak mengganggu proses pendidikan dan penelitian.
Bagi penerima beasiswa dengan tujuan studi luar negeri, terdapat skema riset kolaboratif antara Indonesia dan kampus tujuan.
Dalam skema ini, penerima beasiswa tetap melakukan penelitian di Indonesia sekaligus di perguruan tinggi mitra di luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut.
Setelah menyelesaikan studi, alumni program juga berkesempatan mengikuti program pascastudi dari BRIN, tentunya dengan persetujuan dari LPDP.
Peserta beasiswa dapat memilih beberapa perguruan tinggi yang telah menjadi mitra dalam program Doctor by Research ini.
Untuk tujuan dalam negeri, perguruan tinggi yang tersedia adalah sebagai berikut.
Sementara itu, bagi peserta yang ingin menempuh studi di luar negeri, terdapat sejumlah universitas mitra.
Kampus-kampus tersebut dipilih karena memiliki reputasi kuat dalam bidang riset serta memiliki kerja sama akademik dengan BRIN.
Proses seleksi program beasiswa ini berjalan melalui beberapa tahap untuk memastikan kualitas kandidat yang terpilih.
Tahapan seleksi berawal dari seleksi administrasi, berlanjut dengan seleksi bakat skolastik, serta seleksi substansi.
Namun, seleksi bakat skolastik hanya wajib bagi peserta yang belum memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari perguruan tinggi tujuan.
Berikut adalah jadwal lengkap seleksi Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research 2026.
Perkuliahan bagi penerima beasiswa dijadwalkan paling cepat dimulai pada Juli 2026.
Bagi calon peserta yang berminat mengikuti program ini, pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi LPDP.
Langkah pendaftaran secara umum meliputi:
Calon peserta sebaiknya memastikan seluruh dokumen telah lengkap sebelum melakukan pengiriman aplikasi agar dapat mengikuti proses seleksi dengan lancar.
Program Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research ini dapat menjadi peluang bagi talenta Indonesia untuk menempuh pendidikan doktor sekaligus menghasilkan riset yang berdampak bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.***