
SERAYUNEWS – MI Ma’arif 03 Gentasari, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, menggelar Madrasah Fair yang dirangkai dengan pelepasan purnawidya siswa kelas VI tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan berbagai penampilan kreatif siswa sekaligus menampilkan capaian program unggulan madrasah, yakni tahfiz Al-Qur’an Juz 30.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak lima siswa berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 sebelum lulus. Capaian itu menjadi kebanggaan tersendiri bagi madrasah karena jumlahnya meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala MI Ma’arif 03 Gentasari, Siti Fatonah, S.Pd.I, mengatakan Madrasah Fair menjadi wadah untuk menampilkan hasil pembelajaran dan kreativitas siswa sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, wali murid, dan masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan pada pagi hari ini yaitu Madrasah Fair atau pelepasan purnawidya kelas VI dari MI Ma’arif 03. Sebelumnya ada pementasan kreasi dari anak-anak kelas 1 sampai kelas 5, dilanjutkan prosesi wisuda,” kata Siti Fatonah.
Berbagai kegiatan digelar dalam Madrasah Fair, mulai dari lomba mewarnai, pentas kreasi siswa, festival sepeda hias kreatif hingga bazar pakaian dan sembako bersubsidi yang disediakan panitia.
Rangkaian acara semakin semarak dengan pelepasan balon yang dilakukan bersama-sama usai prosesi wisuda. Seluruh siswa, guru, dan wali murid kemudian mengikuti makan bersama sebagai bentuk rasa syukur atas kelulusan siswa kelas VI.
“Kemudian selain itu juga ada bazar pakaian, sembako dengan subsidi dari panitia. Setelah zuhur diadakan pelepasan balon bersama dan makan bersama antara wali murid dan kelas VI,” ujarnya.
Menurut Siti, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni perpisahan, tetapi juga menjadi ajang menampilkan berbagai potensi yang dimiliki siswa selama menempuh pendidikan di madrasah.
Di tengah kemeriahan Madrasah Fair, perhatian juga tertuju pada program tahfiz yang menjadi salah satu unggulan MI Ma’arif 03 Gentasari. Tahun ini, lima siswa berhasil menghafal Juz 30 dan mendapat apresiasi khusus saat acara pelepasan.
“Program unggulan dari madrasah kami yaitu tahfiz Juz 30. Alhamdulillah tahun ini meningkat dari tahun yang kemarin, menjadi lima anak pada tahun ini,” ungkap Siti.
Selain prestasi tahfiz, lulusan MI Ma’arif 03 Gentasari juga mencatatkan hasil membanggakan di bidang akademik. Dari total 29 siswa yang lulus, sebanyak 21 siswa berhasil diterima di SMP Negeri melalui jalur prestasi.
“Untuk saat ini kelulusan kebanyakan masuk ke SMP Negeri melalui jalur prestasi. Alhamdulillah banyak yang masuk, kalau tidak salah 21 anak dari 29 siswa. Yang lainnya masuk ke MTs dan SMP lainnya,” katanya.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa penguatan pendidikan agama melalui program tahfiz berjalan seiring dengan peningkatan prestasi akademik para siswa.
Tak berhenti pada capaian saat ini, MI Ma’arif 03 Gentasari telah menyiapkan sejumlah program pengembangan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Salah satu yang menjadi fokus ke depan adalah mewujudkan konsep Madrasah Kromo Inggil, yang menitikberatkan pada pembentukan karakter, kesantunan berbahasa, serta penguatan budaya dan akhlak peserta didik.
Siti berharap program tersebut dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari seluruh pihak yang selama ini menjadi bagian penting dalam perkembangan madrasah.

“Untuk ke depan, mudah-mudahan bertambah maju dari madrasah kami yang mempunyai progres ke depan yaitu madrasah dengan kromo inggil. Semoga berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Ia juga meminta dukungan dari wali murid, tokoh masyarakat, hingga organisasi yang selama ini membina madrasah agar berbagai program pendidikan dapat terus berkembang.
“Mohon doa dan dukungan daripada wali murid dan tokoh masyarakat yang ada di sekitar kita, juga tidak lupa lepas dari bimbingan BP3MNU dan pengurus Ma’arif 03 Gentasari. Semoga semakin jaya, madrasah bermartabat,” tutur Siti.
Dalam momentum pelepasan purnawidya tersebut, pihak madrasah juga berpesan kepada seluruh lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan tidak berhenti belajar setelah meninggalkan bangku MI.
“Semoga bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya, menambahkan ilmunya terus, jangan sampai putus sekolah. Tidak lupa kewajibannya, ibadah dan salat lima waktu jangan sampai ditinggalkan,” kata Siti.
Ia juga mendorong para lulusan untuk terus berkreasi, mengembangkan potensi diri, dan meraih prestasi di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Selalu berkreasi dan berkembang, berprestasi ke depan di masa yang akan datang agar cita-citanya tercapai menjadi kebanggaan orang tua,” pungkasnya.
Melalui Madrasah Fair, MI Ma’arif 03 Gentasari tidak hanya merayakan kelulusan siswa, tetapi juga menunjukkan hasil nyata program pendidikan yang dijalankan.
Keberhasilan lima siswa menghafal Juz 30 serta tingginya jumlah lulusan yang diterima di SMP Negeri menjadi bukti bahwa madrasah mampu mencetak generasi yang unggul dalam akademik sekaligus kuat dalam nilai-nilai keagamaan.