
SERAYUNEWS – Komitmen menghadirkan solusi kesehatan alami terus diperkuat PT Etos Kreatif Indonesia melalui brand Etawalin. Memasuki 2026, Etawalin secara resmi mengumumkan Maia Estianty sebagai Brand Ambassador dalam kelanjutan kampanye “Lebih Kuat Kejar Sehat” yang telah berjalan sejak 2025.
Pengumuman tersebut menjadi bagian dari upaya Etawalin untuk memperluas pesan gaya hidup sehat yang tidak hanya berfokus pada penanganan keluhan, tetapi juga pencegahan sejak usia produktif hingga memasuki usia emas. Melalui inovasi susu kambing Etawa yang dipadukan dengan bahan herbal, Etawalin ingin menjadi pendamping masyarakat aktif dalam menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot.
Direktur Operasi dan Komersial PT Etos Kreatif Indonesia, Andik Duana Putra, menjelaskan bahwa kehadiran Brand Ambassador memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan kesehatan secara lebih relevan dan membumi.
“Brand Ambassador bagi Etawalin bukan sekadar wajah kampanye, tetapi representasi nilai dan perjalanan hidup yang sejalan dengan pesan brand. Maia Estianty merepresentasikan sosok perempuan yang diratukan, strong women (wanita kuat), dan tetap aktif serta produktif memasuki usia 50. Kehadirannya memperkuat pesan bahwa usia emas (golden age) bukan fase melambat, melainkan fase pembuktian untuk lebih sadar menjaga kesehatan tulang, sendi, dan otot secara konsisten,” ujar Andik.
Ia menambahkan, figur Maia diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih percaya bahwa menjaga kesehatan secara preventif bisa dilakukan sejak dini dan menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Dalam kolaborasi ini, Maia Estianty dihadirkan sebagai ikon perempuan kuat dengan persona “RATU SEJAGAT (SEndi terJAGA kuaT)”. Persona tersebut menggambarkan perempuan Indonesia yang tetap aktif bergerak, produktif berkarya, dan konsisten menjaga kesehatan tubuh di setiap fase kehidupan.
“Menjaga penampilan fisik saja tidak cukup, tapi juga menjaga kekuatan tubuh sebagai investasi aktivitas jangka panjang untuk mendukung gaya hidup sehat. Ketika tulang, sendi, dan otot terjaga, kita bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman tanpa hambatan akibat nyeri sendi atau pegal linu,” ungkap Maia.
Pesan tersebut selaras dengan kampanye Etawalin yang menekankan pentingnya kesadaran menjaga kesehatan sebagai bentuk investasi jangka panjang.
Direktur Utama PT Etos Kreatif Indonesia, Lucky Hatreztyo, menegaskan bahwa Etawalin tidak berdiri sendiri sebagai produk semata, melainkan tumbuh dalam ekosistem herbal Ethos.
“Ethos kami bangun sebagai ekosistem herbal yang melibatkan banyak pihak, mulai dari petani dan peternak lokal, UMKM, pabrik, hingga mitra distribusi. Etawalin kami hadirkan sebagai salah satu brand utama dalam ekosistem ini, yang kami kembangkan secara berkelanjutan agar relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia yang semakin sadar akan pentingnya kualitas hidup,” jelas Lucky.
Ia juga menyoroti pengembangan varian produk Etawalin yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, mulai dari Etawalin Original, Etawalin Delicate rendah gula, Etawalin sachet untuk mobilitas tinggi, hingga Etawalin Sereal sebagai nutrisi harian.

Pendekatan preventif menjadi salah satu fondasi utama Etawalin. Hal ini ditegaskan oleh dr. Nadia Bunga Anggraini, M.Si, selaku dokter herbal dan anggota Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI).
“Susu kambing Etawa mengandung asam lemak trigliserida medium dengan globul kecil dan tinggi beta kasein yang membantu tubuh mengubah energi lebih cepat, sehingga cocok dikonsumsi oleh individu lebih aktif termasuk di fase usia emas (golden age). Susu kambing Etawa mengandung whey protein yang berperan dalam pembentukan massa otot, tinggi mineral kalsium yang penting dalam mengoptimalkan kekuatan otot, serta vitamin D dan E yang penting untuk menjaga kepadatan tulang. Tak kalah penting, kandungan protein CSN1S2 pada susu kambing Etawa membantu meningkatkan struktur kolagen dan fosfor tulang, sehingga sendi tetap terjaga sehat dan kuat dalam jangka panjang,” jelasnya.
Ia juga menambahkan manfaat sinergis antara susu kambing Etawa dan herbal tradisional.
“Susu kambing Etawa ternyata punya manfaat sinergis dengan herbal-herbal, seperti temulawak, jahe, kayu manis, sereh dapur, dan daun salam dalam menjaga kesehatan tulang, otot, dan sendi,” tambah dr. Bunga.
Melalui kampanye “Lebih Kuat Kejar Sehat”, Etawalin mengajak masyarakat Indonesia menjadikan solusi alami sebagai bagian dari rutinitas kesehatan sehari-hari. Produk Etawalin kini tersedia secara luas baik melalui kanal online maupun offline, termasuk marketplace besar, jaringan apotek, dan ritel modern.
“Kami berharap bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadikan solusi alami sebagai rutinitas kesehatan sehari-hari untuk menjaga kesehatan sendi dan tulang. Bahkan, mulai menerapkan gaya hidup aktif sejak dini di usia produktif, bukan hanya saat keluhan muncul saja,” tutup Andik.***