
SERAYUNEWS — Auditorium Ukhuwah Islamiyah Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berubah menjadi galeri seni otomotif pada Sabtu (2/5/2026).
Gelaran Otocontest Mechafest UMP 2026 sukses menyedot perhatian publik lewat deretan motor modifikasi yang tampil inovatif dan memukau.
Acara ini dihadiri langsung oleh pimpinan kampus, Ketua Program Studi Teknik Mesin, dewan juri, serta jajaran panitia penyelenggara.
Sebagai bagian dari rangkaian besar Mechafest UMP 2026, kompetisi ini menjadi wadah utama bagi pegiat otomotif untuk mengekspresikan kreativitas, keterampilan teknis, dan sentuhan seni dalam memodifikasi kendaraan roda dua.
Berbagai konsep modifikasi ditampilkan, mulai dari gaya klasik, racing, hingga futuristik yang menunjukkan kemampuan teknis sekaligus nilai estetika tinggi.
Rektor UMP yang hadir langsung memberikan apresiasi terhadap karya peserta. Ia menilai ajang ini memiliki nilai strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif.
“Otocontest keren sekali. Kegiatan ini bukan hanya sekadar mengubah warna motor atau memodifikasi motor saja, tetapi ini adalah bisnis jangka panjang karena masa depan kita ada di ekonomi kreatif,” kata Rektor UMP, Sabtu (05/05/2026).
Ia juga menekankan bahwa kegiatan seperti ini mampu menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di bidang otomotif.
“Pelaku UMKM di bidang otomotif juga akan sangat terbantu dengan adanya event semacam ini,” ujarnya.
Lebih jauh, Rektor menggagas pembentukan pusat modifikasi motor di lingkungan kampus.
Fasilitas ini diharapkan menjadi laboratorium praktik sekaligus unit bisnis berbasis otomotif.
“Harapannya ke depan, UMP memiliki gerai modifikasi motor sebagai tempat praktik mahasiswa sekaligus menjadi percontohan ekonomi kreatif berbasis otomotif,” katanya.
Ketua Program Studi Teknik Mesin UMP, Eqwar Saputra, S.T., M.T., menilai Mechafest menjadi sarana penting untuk menghubungkan teori akademik dengan praktik lapangan.
“Melalui kegiatan ini, kami melihat semangat mahasiswa dalam berinovasi dan berkolaborasi. Ini adalah bukti bahwa mahasiswa Teknik Mesin tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan praktis yang siap bersaing di dunia industri,” ujarnya.
Melalui konsistensi penyelenggaraan Mechafest, UMP menegaskan komitmennya dalam mencetak talenta muda yang unggul di bidang teknologi dan inovasi.
Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa dunia pendidikan dapat berperan aktif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya di sektor otomotif.