Senin, 23 Mei 2022

Mengintip MFA, Pesantren Sepak Bola di Banjarnegara

Mengintip MFA, Pesantren Sepak Bola di Banjarnegara. Foto Maula

Sepak bola merupakan olahraga rakyat yang banyak digemari semua kalangan. Olahraga ini juga punya tempat tersendiri bagi masyarakat tanah air, ditandai dengan banyaknya sekolah sepak bola di berbagai penjuru tanah air.


Banjarnegara, Serayunews.com

Seiring perkembangan dunia sepak bola modern, banyak bermunculan sekolah sepak bola, mulai dari Sekolah Sepak Bola (SSB), Diklat, hingga Football Academy. Hal ini tentu menjadikan persaingan dalam pembinaan usai muda atlet sepak bola semakin ketat, kualitas tentu menjadi tujuan dari pembinaan pendidikan sepak bola ini.

Baca juga  Hati-hati, Ini Jalur Selatan Cilacap yang Rawan Longsor dan Kecelakaan

Menyadari hal tersebut, Merden Football Academy (MFA) yang berada di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara ini, hadir dengan nuansa kekeluargaan dan keagamaan. Boleh dibilang, MFA merupakan pesantren sepak bola yang ada di Banjarnegara.

CEO MFA, Sigit Dwi Antoro mengatakan, olahraga sepak bola merupakan olahraga rakyat yang banyak digandrungi oleh semua kalangan, tak heran jika olahraga ini selalu memiliki tempat tersendiri bagi masyarakat.

“Kami sadar, olahraga ini banyak peminat, namun kami juga menyadari bahwa penanaman nilai keagamaan tidak kalah penting, sehingga kami memadukan antara pembinaan olahraga sepak bola dengan keagamaan,” katanya.

Baca juga  Odong-odong Bermuatan Puluhan Penumpang di Purbalingga, Terguling karena Tak Kuat Menanjak

Menurutnya, para siswa dari MFA ini memang tinggal di asrama. Mereka mendapatkan menu latihan sepak bola bersama dengan para pelatih yang sudah mendapatkan lisensi resmi. Tak hanya itu, mereka juga tetap mendapatkan hak pendidikan umum, termasuk pendidikan keagamaan yang dilakukan saat malam hari.

“Kami menerapkan jadwal padat bagi para siswa MFA, mulai dari latihan sepak bola, sekolah, hingga mengaji, bahkan kami juga memiliki target para siswa juga hafal akan surat-surat pendek Alquran. Mungkin karena itu, maka banyak yang bilang kalau MFA ini adalah pesantren sepak bola,” ujarnya.

Baca juga  TMMD Sengkuyung Kodim 0701 Banyumas, Bangun Akses Wisata ke Curug Kalikawung di Desa Krajan Pekuncen

Penanaman attitude para pemain juga menjadi bagian yang harus diperhatikan, sehingga pengelola MFA benar-benar menjadikan para siswa ini memiliki kepribadian yang baik. “Kalau berbicara sekolah sepak bola atau sejenisnya mungkin banyak, tetapi kami hadir dengan nuansa yang berbeda, kualitas pemain tetap kami jaga, namun mental dan sikap kepribadian harus tetap terjaga,” ujarnya.

Berita Terkait

Berita Terkini