
CILACAP, SERAYUNEWS – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto meluncurkan (kick off) program pemeriksaan tuberkulosis (TBC) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan pemasyarakatan di Lapas Maksimum Ngaseman, Nusakambangan, Cilacap, Senin (29/6/2026).
Program tersebut menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden RI yang menargetkan seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses layanan kesehatan, termasuk warga binaan di lembaga pemasyarakatan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, dengan dukungan pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, hingga seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Indonesia.
Sebanyak 272 ribu warga binaan dan petugas di 532 UPT Pemasyarakatan yang tersebar di 34 provinsi akan menjalani skrining TBC menggunakan rontgen dada serta pemeriksaan kesehatan gratis secara bertahap hingga akhir 2026.
Khusus di Nusakambangan, pemeriksaan dilaksanakan selama empat hari dengan sasaran 5.768 orang yang terdiri dari warga binaan dan petugas pemasyarakatan.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan Presiden memberikan dua program prioritas di bidang kesehatan, yakni eliminasi TBC dan Cek Kesehatan Gratis. Menurutnya, kedua program itu harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Pak Presiden meminta saya untuk dua program quick win. Satu eliminasi TB, satu lagi program cek kesehatan gratis. Beliau pesannya, ‘Pak Menkes, ini harus dilakukan di seluruh masyarakat Indonesia 280 juta, siapapun dia, termasuk warga binaan’,” kata Budi.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang dinilai memiliki perhatian besar terhadap pelayanan kesehatan warga binaan.
“Mereka kan sama juga warga negara Indonesia yang harus diberikan hak untuk hidup sehat yang sama,” ujarnya.
Budi berharap program tersebut mampu meningkatkan kualitas kesehatan warga binaan sehingga saat kembali ke masyarakat setelah menjalani masa pidana, mereka tetap memiliki harapan hidup yang baik.
“Kalau mereka nanti selesai masa hukumannya, kembali ke kehidupan normal, usianya tetap bisa sama dengan warga yang normal, rata-rata Indonesia 74 tahun. Jadi, live long, stay healthy,” ucapnya.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto mengatakan peluncuran program skrining TBC dan Cek Kesehatan Gratis merupakan salah satu program prioritas Presiden yang dijalankan bersama Kementerian Kesehatan.
“Hari ini saya bersama Bapak Menteri Kesehatan melaksanakan kegiatan kick off pemeriksaan TBC dan cek kesehatan gratis kepada warga binaan pemasyarakatan. Ini merupakan program prioritas Bapak Presiden yang dilaksanakan bersama-sama dengan dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan,” kata Agus.
Ia juga mengungkapkan pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan di lapas dan rutan melalui penguatan fasilitas kesehatan.
Menurut Agus, sejak kementerian berdiri, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk memperoleh bantuan peralatan medis guna meningkatkan kualitas layanan di klinik lapas dan rutan.
“Pemasyarakatan siap mendukung program Menteri Kesehatan dalam rangka meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warga binaan kami,” tegasnya.
Selain meluncurkan program nasional pemeriksaan TBC dan Cek Kesehatan Gratis, Menkes Budi Gunadi Sadikin juga meninjau Rumah Sakit Nusakambangan.
Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Kesehatan menyerahkan sejumlah bantuan peralatan kesehatan, untuk mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di kawasan pemasyarakatan Nusakambangan.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan percepatan deteksi dini penyakit menular maupun tidak menular di lingkungan pemasyarakatan. Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya mencapai target eliminasi tuberkulosis di Indonesia pada 2030, sekaligus memastikan seluruh warga negara, termasuk warga binaan, memperoleh hak atas layanan kesehatan yang setara.