
SERAYUNEWS – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah warga di Desa Madusari, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, Kamis (23/4/2026) malam. Api diduga berasal dari konsleting listrik pada mobil yang terparkir di garasi, sebelum akhirnya merembet dan membakar sebagian besar bangunan rumah.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 22.15 WIB di rumah milik Nono Carsono, warga Dusun Cimalati RT 01 RW 09. Saat kejadian, rumah dalam kondisi kosong karena pemilik sedang bekerja di Arab Saudi.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Cilacap, Gatot Arief Widodo, menyampiakan, awalnya saksi melihat kepulan asap dari area garasi. Tak lama kemudian, api mulai membesar dan menjalar ke bagian rumah lainnya. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
“Api cepat sekali membesar, warga langsung berdatangan membantu memadamkan dengan alat seadanya,” ujarnya.
Warga kemudian bersama-sama berupaya memadamkan api sambil menunggu petugas pemadam kebakaran datang. Kepala Desa Madusari, Sukrayatno, segera menghubungi Pos Damkar Majenang untuk meminta bantuan.
Petugas dari Pos Damkar Majenang tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah laporan diterima. Tim langsung melakukan pemadaman dan upaya pendinginan agar api tidak kembali menyala.
“Proses pemadaman berlangsung sekitar satu setengah jam hingga api benar-benar dapat dikendalikan. Menghabiskan sekitar 6.000 liter air untuk memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi,” jelasnya.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material cukup besar. Satu unit mobil jenis Avanza dilaporkan hangus terbakar, sementara sekitar 45 persen bangunan rumah ikut dilalap api.
Akibat kebakaran ini, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp450 juta. Selain kerusakan rumah, sejumlah barang di dalamnya juga tidak dapat diselamatkan.
“Diduga penyebab utama kebakaran adalah konsleting listrik pada kendaraan di dalam garasi,” ungkapnya.
Petugas mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang berasal dari instalasi listrik maupun kendaraan.
Dalam penanganan kejadian ini, selain Damkar Majenang, turut terlibat unsur TNI, Polri, serta perangkat desa setempat. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas juga melakukan pendataan serta sosialisasi kepada warga terkait nomor darurat pemadam kebakaran.