
SERAYUNEWS – Mobil tim pencari pendaki hilang di Gunung Slamet mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Kamis (8/1/2026) sore.
Akibat insiden tersebut, tiga orang penumpang mengalami luka ringan dan langsung mendapat penanganan medis.
Kendaraan yang terlibat kecelakaan merupakan minibus Isuzu Elf milik PMI Kabupaten Magelang yang membawa tim SAR usai menyelesaikan operasi pencarian.
Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Plt Kasi Humas Polres Purbalingga Iptu Dwi Arto, Jumat (9/1/2026), membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.
Mobil minibus Isuzu Elf dengan Nomor Polisi AA-8035-XA dikemudikan oleh Yoanes (34), warga Desa Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang, Kabupaten Magelang. Kendaraan tersebut membawa total 11 penumpang.
Kecelakaan terjadi saat rombongan tim SAR dari Kabupaten Magelang hendak kembali pulang setelah operasi SAR resmi ditutup.
Kendaraan melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Saat memasuki lokasi kejadian dengan kondisi jalan lurus dan menurun serta menggunakan gigi persneling 3, diduga sistem pengereman tidak berfungsi optimal.
“Bersamaan dengan itu di depan Kendaraan Bermotor Isuzu Elf No. Pol. : AA-8035-XA terdapat kendaraan melaju searah didepannya. sehingga pengemudi Kendaraan Bermotor Isuzu Elf Nopol AA-8035-XA berupaya untuk menyalip kendaraan tersebut,” ujarnya.
Pada saat akan menyalip, dari arah berlawanan muncul kendaraan lain sehingga pengemudi minibus membanting setir ke kiri melewati gundukan pasir dan hebel/bata ringan, lalu kembali membanting setir ke kanan.
Akibat manuver tersebut, kendaraan terguling dan terseret sejauh kurang lebih 33 meter dengan posisi akhir kendaraan miring di sisi kanan menghadap ke atas.
“Tiga penumpang yang mengalami luka ringan dirujuk ke RSUD Magelang untuk mendapatkan perawatan medis,’ imbuhnya.
Sebelum kecelakaan terjadi, tim SAR tengah melaksanakan operasi pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki tektok asal Magelang yang dilaporkan hilang di Gunung Slamet.
Setelah lebih dari sepekan upaya pencarian dilakukan, operasi SAR resmi dihentikan dan dialihkan ke tahap pemantauan sejak Rabu, 7 Januari 2026.