
SERAYUNEWS-Suasana mudik sudah terasa. Warga pulang kampung untuk merayakan Idulfitri di kampung halaman. Salah satu wilayah yang sering dilewati pemudik adalah jalur pantai utara Jawa, salah satunya adalah wilayah Kabupaten Pekalongan.
Di masa mudik 2026 ini, ada beberapa serba-serbi yang terjadi. Hal itu seperti dirangkum dari Instagram Polres Pekalongan Kabupaten.
Dari exit tol Bojong di Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan ada insiden mobil pemudik tiba-tiba mogok, Senin (16/3/2026). Keluarga kebingungan di bahu jalan. Mobil tersebut digunakan dari Solo dan akan menuju ke Tegal.
Beruntung, saat patroli rutin Satgas Patroli Polres Pekalongan, petugas segera menghampiri dan memberikan bantuan. Dipimpin Hisyam Hadi, anggota langsung mengecek kondisi mesin dan melakukan penanganan awal agar kendaraan bisa kembali melanjutkan perjalanan.
Dari Wiradesa Kabupaten Pekalongan Minggu (15/3/2026) sore, Personel Pospam IBC Wiradesa Ops Ketupat Candi 2026 sigap membantu pemudik yang mengalami kendala di perjalanan. Seorang pemudik yang melintas dari arah Jakarta menuju Pekalongan mengalami mogok pada sepeda motornya tepat di depan Pospam IBC Wiradesa.
Anggota Pospam membantu mendorong kendaraan dan melakukan pengecekan hingga ditemukan kabel busi yang terlepas. Setelah diperbaiki, pemudik dapat melanjutkan perjalanan dengan aman.
Sementara di Rest Area 338A Kabupaten Pekalongan sempat terjadi kepanikan. Seorang anak 6 tahun tiba-tiba tidak ada di mobil. Orang tua yang sedang dalam perjalanan mudik langsung melapor ke petugas Posyan Rest Area 338A.
Ipda Arif Pambudi Petugas Rest Area menjelaskan personel yang sedang bertugas dalam Ops Ketupat Candi 2026 langsung melakukan pencarian di sekitar area rest area. Kurang dari 30 menit, anak tersebut akhirnya berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di area kamar mandi rest area dan langsung dipertemukan kembali dengan orang tuanya.
Masih di Posyan Rest Area 338A dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026. Pada Sabtu (14/3/2026) pukul 15.00 WIB, pemilik rumah makan Padang bernama Gufron menemukan dompet yang diduga adalah milik pemudik. Kemudian, Gufron melaporkan hal itu ke Posyan Rest Area 338A.
Melalui koordinasi dan pengumuman petugas, dompet berhasil dikembalikan kepada pemiliknya, sdr. Bondan Andrias yang sedang dalam perjalanan mudik menuju Semarang. Pada pukul 17.00 WIB Bondan kembali ke Posyan Rest Area 338 A dan mendapatkan dompetya. Dalam kesempatan itu, Bondan mengucapkan terima kasih pada Polres Pekalongan dan pemilik rumah makan Padang bernama Gufron.