
SERAYUNEWS – Setelah bertahun-tahun molor dari rencana awal, proyek Citimall Cilacap kembali mencuat dan menjadi perbincangan publik di penghujung tahun 2025.
Pusat perbelanjaan modern yang digadang-gadang menjadi ikon baru Kabupaten Cilacap itu kini diklaim siap memasuki tahap pembangunan fisik pada awal 2026.
Harapan masyarakat agar pembangunan dimulai pada 2025 sebelumnya kembali kandas. Namun, munculnya aktivitas persiapan lahan di kawasan Jalan Juanda, Cilacap, memantik kembali optimisme warga, sekaligus memunculkan pertanyaan besar: apakah proyek ini benar-benar segera dibangun atau kembali tersendat perizinan.
Pantauan di lokasi menunjukkan adanya geliat awal berupa aktivitas persiapan lahan. Spanduk besar bergambar desain Citimall empat lantai terpampang di area proyek, memperkuat sinyal bahwa rencana pembangunan tidak sepenuhnya stagnan.
Pemerintah daerah menegaskan, saat ini proyek Citimall Cilacap berada pada fase krusial, khususnya dalam penyelesaian dokumen lingkungan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cilacap, Arida Puji Hastuti, memastikan bahwa dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sudah masuk dan tengah diproses.
“Dokumen AMDAL sudah masuk ini akan kami koreksi dan mudah-mudahan bisa segera diterbitkan,” kata Arida, Rabu (31/12/2025).
Menurut Arida, apabila tidak ditemukan kendala berarti dalam proses evaluasi, seluruh perizinan utama ditargetkan rampung dalam waktu dekat. Dengan demikian, pembangunan fisik Citimall Cilacap diharapkan bisa segera dimulai.
“Mudah-mudahan secepatnya Januari sudah mulai pembangunan,” ujarnya.
Proyek Citimall Cilacap akan dibangun di atas lahan strategis di Jalan Juanda dan diproyeksikan menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi baru di wilayah tersebut.
Keberadaan pusat perbelanjaan modern ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor perdagangan dan jasa.
Pemerintah daerah juga menilai proyek ini berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan, termasuk mendukung perkembangan UMKM lokal serta meningkatkan daya tarik investasi di Cilacap.
Selain efek ekonomi, pembangunan dan operasional Citimall Cilacap diperkirakan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Sekitar 1.000 tenaga kerja lokal diproyeksikan terserap, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional penuh, mencakup sektor konstruksi, ritel, dan layanan pendukung lainnya.
Di tengah rekam jejak jadwal yang kerap mundur, akhir tahun 2025 menjadi momentum penting sekaligus ujian nyata bagi proyek Citimall Cilacap.
Kepastian perizinan kini menjadi kunci, apakah proyek ini benar-benar beranjak dari sekadar wacana menuju pembangunan nyata yang telah lama dinanti masyarakat.
Awal 2026 pun menjadi titik krusial. Apakah menjadi awal pembangunan Citimall Cilacap, atau justru menambah daftar panjang penantian warga, sepenuhnya akan ditentukan oleh penyelesaian perizinan dalam waktu dekat.