
SERAYUNEWS – Memasuki minggu pertama di bulan Januari 2026, sebagian besar wilayah Indonesia masih sering diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Suasana mendung dan curah hujan yang tidak menentu tentu memengaruhi banyak aspek, mulai dari kelancaran transportasi hingga keberlangsungan sektor pertanian.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), dinamika atmosfer saat ini masih sangat mendukung pertumbuhan awan hujan.
Bagi Anda yang bertanya-tanya kapan cuaca akan mulai stabil dan kering, berikut adalah ulasan lengkap prediksi berakhirnya musim hujan tahun ini.
Analisis BMKG menunjukkan bahwa fenomena La Niña lemah masih bertahan di awal tahun 2026 dengan indeks minus 0,77.
Kondisi ini menyebabkan suhu permukaan laut di sekitar Indonesia tetap hangat, sehingga pasokan uap air di atmosfer meningkat secara signifikan.
Hal inilah yang menjadi pemicu mengapa hujan lebat hingga sangat lebat masih sering terjadi meski kita sudah melewati pergantian tahun.
Secara nasional, Januari hingga Februari 2026 diprediksi menjadi periode puncak musim hujan. Namun, BMKG menekankan bahwa waktu puncaknya tidak terjadi secara bersamaan di seluruh daerah:
Transisi menuju musim kemarau diperkirakan terjadi secara bertahap. Berdasarkan prakiraan BMKG, beberapa wilayah akan mulai mencatat penurunan curah hujan lebih awal:
Selain curah hujan, BMKG juga merilis peringatan dini mengenai potensi gelombang tinggi yang berlaku hingga 8 Januari 2026. Masyarakat yang beraktivitas di pesisir atau menggunakan transportasi laut wajib waspada terhadap level ketinggian gelombang berikut:
1. Area dengan Gelombang Sedang (1,25 – 2,5 Meter):
2. Area dengan Gelombang Tinggi (2,5 – 4,0 Meter):
Mengingat cuaca ekstrem dan gelombang tinggi masih berpotensi terjadi, BMKG mengimbau masyarakat untuk:
Meski musim kemarau mulai mengintip di beberapa wilayah Sumatra pada Februari mendatang, sebagian besar Indonesia masih harus menghadapi puncak musim hujan hingga akhir bulan depan.
Tetaplah waspada dan siapkan mitigasi mandiri agar aktivitas Anda tetap berjalan lancar di tengah cuaca awal tahun 2026 ini.***