
SERAYUNEWS – Platform streaming Netflix mengumumkan langkah promosi khusus untuk menyambut perilisan One Piece Live Action Season 2.
Dua episode perdana musim terbaru akan ditayangkan lebih dulu di layar lebar melalui rangkaian fan screening global pada 10 Maret.
Langkah ini menjadi strategi promosi besar yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman sinematik bagi para penggemar.
Tidak hanya tayang di platform streaming pada hari yang sama, episode pembuka musim kedua juga akan diputar secara terbatas di bioskop-bioskop terpilih di sejumlah negara.
Berdasarkan informasi resmi, sekitar 200 bioskop terpilih di Amerika Serikat, Kanada, dan Jepang akan menjadi lokasi penyelenggaraan acara fan screening ini.
Kota-kota besar di tiga negara tersebut dipersiapkan sebagai pusat pertemuan komunitas penggemar One Piece.
Penjualan tiket dibuka pada Kamis, 26 Februari pukul 08.00 PT atau 11.00 ET melalui situs resmi Netflix.
Mengingat musim pertama sukses besar secara global dan menuai respons positif dari penggemar manga maupun anime, antusiasme terhadap penayangan spesial ini diperkirakan sangat tinggi.
Namun, Indonesia belum termasuk dalam daftar negara yang menggelar penayangan layar lebar tersebut.
Artinya, penggemar di Tanah Air hanya bisa menyaksikan musim kedua melalui layanan streaming seperti biasa saat resmi dirilis.
Netflix menyebut pemutaran di bioskop ini bertujuan memberikan pengalaman visual yang lebih maksimal.
Dengan format layar besar, detail efek visual, koreografi aksi, serta skala dunia petualangan diyakini terasa lebih megah dibandingkan tayangan di layar rumah.
Season 2 akan melanjutkan perjalanan kru Topi Jerami setelah resmi memasuki Grand Line, lautan paling berbahaya dalam semesta One Piece.
Cerita dimulai dari momen menegangkan saat mereka menaklukkan Reverse Mountain. Setelah itu, perjalanan membawa mereka ke Whiskey Peak, sebuah kota yang tampak ramah, tetapi menyimpan banyak rahasia dan ancaman tersembunyi.
Fokus utama musim kedua adalah perjalanan menuju Alabasta. Dalam saga ini, Monkey D. Luffy dan kru Topi Jerami akan berhadapan dengan organisasi kriminal bawah tanah bernama Baroque Works.
Baroque Works digambarkan sebagai kelompok terstruktur dengan jaringan luas dan pengaruh besar di balik berbagai konflik politik.
Ketegangan dipastikan meningkat dengan hadirnya antagonis utama saga Alabasta yang menjadi salah satu musuh paling ikonik dalam cerita.
Selain konflik besar tersebut, musim kedua juga menghadirkan sejumlah karakter baru yang telah lama dinantikan penggemar versi manga karya Eiichiro Oda.
Keputusan Netflix menggelar fan screening global menunjukkan keseriusan mereka dalam mengembangkan franchise live action ini sebagai salah satu andalan internasional.
Musim pertama sebelumnya berhasil menarik perhatian penonton lintas negara dan memperluas basis penggemar, termasuk mereka yang sebelumnya belum mengikuti versi manga maupun anime.
Dengan strategi promosi skala global dan hype yang terus meningkat, Season 2 diprediksi berpotensi kembali mencetak angka penayangan tinggi saat resmi dirilis.
Meski Indonesia belum kebagian penayangan bioskop, penggemar tetap bisa menyaksikan petualangan terbaru Luffy dan kru Topi Jerami melalui streaming pada hari yang sama.
Antusiasme kini tertuju pada bagaimana adaptasi live action ini membawakan saga Grand Line dan konflik besar menuju Alabasta ke layar dengan pendekatan yang tetap setia pada sumber aslinya.